IBF Cabut Status Perbutan Juara Dunia Jelang Duel Jai Opetaia vs Brandon Glanton
Senin, 09 Maret 2026 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
Namun dalam perkembangannya, promotor tampak mempromosikan sabuk itu sebagai gelar penting, yang memicu ketegangan antara pihak promosi dan badan sanksi.
Bahkan dilaporkan bahwa pihak promotor sudah membayar biaya sanksi kepada IBF lebih dari 85 ribu dolar AS agar sabuk IBF tetap dipertaruhkan dalam laga ini.
Rinciannya antara lain: 45.000 dolar AS dari 3 persen bayaran Opetaia yang dilaporkan mencapai 1,5 juta dolar. Kemudian 6.000 dolar AS dari 3 persen bayaran Glanton sebesar 200 ribu dolar, 22.000 dolar AS biaya promotor, dan 2.300 dolar AS untuk pengawas pertandingan IBF
Namun setelah keputusan pencabutan sanksi diumumkan, pengawas IBF yang sudah diterbangkan ke Las Vegas bahkan diminta meninggalkan acara tersebut.
Di tengah tarik-menarik politik antara promotor dan badan tinju dunia ini, laga Opetaia vs Glanton tetap akan berlangsung. Hanya saja kini duel tersebut tidak lagi mempertaruhkan sabuk juara IBF.
Situasi ini menjadi babak baru dalam konflik antara promotor modern seperti Zuffa Boxing dan organisasi tinju tradisional yang selama puluhan tahun mengatur gelar dunia di olahraga tersebut.
Bahkan dilaporkan bahwa pihak promotor sudah membayar biaya sanksi kepada IBF lebih dari 85 ribu dolar AS agar sabuk IBF tetap dipertaruhkan dalam laga ini.
Rinciannya antara lain: 45.000 dolar AS dari 3 persen bayaran Opetaia yang dilaporkan mencapai 1,5 juta dolar. Kemudian 6.000 dolar AS dari 3 persen bayaran Glanton sebesar 200 ribu dolar, 22.000 dolar AS biaya promotor, dan 2.300 dolar AS untuk pengawas pertandingan IBF
Namun setelah keputusan pencabutan sanksi diumumkan, pengawas IBF yang sudah diterbangkan ke Las Vegas bahkan diminta meninggalkan acara tersebut.
Di tengah tarik-menarik politik antara promotor dan badan tinju dunia ini, laga Opetaia vs Glanton tetap akan berlangsung. Hanya saja kini duel tersebut tidak lagi mempertaruhkan sabuk juara IBF.
Situasi ini menjadi babak baru dalam konflik antara promotor modern seperti Zuffa Boxing dan organisasi tinju tradisional yang selama puluhan tahun mengatur gelar dunia di olahraga tersebut.
(sto)
Lihat Juga :