Raih Grassroots Development Program of The Year di PSSI Awards, MilkLife Soccer Challenge Diikuti 32.000 Siswi SD dan MI
Senin, 30 Maret 2026 - 18:19 WIB
loading...
A
A
A
Jumlah peserta pun terus meningkat. Pada Seri 1 2024 tercatat 5.163 peserta, kemudian naik menjadi 10.051 pada Seri 2 2024. Sementara pada Seri 1 2025–2026 jumlahnya mencapai 17.492 peserta. Secara total, sebanyak 32.706 siswi SD dan MI telah ambil bagian sejak program ini dimulai.
Kepala SDN Klepu 03 Semarang, Didit Sulistio, menilai program ini berdampak positif bagi perkembangan siswa. Selain meningkatkan aktivitas fisik, turnamen juga membantu perkembangan kognitif dan kepercayaan diri anak. Sekolahnya bahkan berhasil meraih juara empat kali beruntun di kategori KU 10 sejak Seri 2 2024 hingga Seri 2 2025–2026.
“Program ini menjadi wadah bagi siswa mengekspresikan bakatnya. Penghargaan ini menunjukkan pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia mulai berjalan ke arah yang tepat,” ujarnya.
Dari sisi peserta, manfaat program juga dirasakan langsung. Albianca Raula, salah satu alumni, mengaku turnamen ini membantunya berkembang hingga sempat mengikuti seleksi timnas putri U-16.
“Tidak hanya kompetisi, ada juga latihan dan tantangan keterampilan yang membuat kemampuan teknik dan mental semakin terasah,” kata Albianca.
Hal serupa disampaikan Ika Wonda, yang pernah tampil di ajang internasional JSSL Singapore 7’s 2025 dan meraih posisi runner-up. Ia berharap semakin banyak pesepakbola putri muda yang mendapatkan kesempatan serupa.
Kepala SDN Klepu 03 Semarang, Didit Sulistio, menilai program ini berdampak positif bagi perkembangan siswa. Selain meningkatkan aktivitas fisik, turnamen juga membantu perkembangan kognitif dan kepercayaan diri anak. Sekolahnya bahkan berhasil meraih juara empat kali beruntun di kategori KU 10 sejak Seri 2 2024 hingga Seri 2 2025–2026.
“Program ini menjadi wadah bagi siswa mengekspresikan bakatnya. Penghargaan ini menunjukkan pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia mulai berjalan ke arah yang tepat,” ujarnya.
Dari sisi peserta, manfaat program juga dirasakan langsung. Albianca Raula, salah satu alumni, mengaku turnamen ini membantunya berkembang hingga sempat mengikuti seleksi timnas putri U-16.
“Tidak hanya kompetisi, ada juga latihan dan tantangan keterampilan yang membuat kemampuan teknik dan mental semakin terasah,” kata Albianca.
Hal serupa disampaikan Ika Wonda, yang pernah tampil di ajang internasional JSSL Singapore 7’s 2025 dan meraih posisi runner-up. Ia berharap semakin banyak pesepakbola putri muda yang mendapatkan kesempatan serupa.
Lihat Juga :