Campus League 2026 Basketball Regional Surabaya: Tim UCM, Uncen, dan Ubaya ke Puncak
Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Kekuatan Tim Ubaya dalam pertandingan ini terletak pada kedisiplinan dalam defense dan efektif saat menyerang. Sejak quarter pertama, Unesa dibuat kesulitan mengembangkan permainan berkat pressing ketat. Ubaya menutup first half tanpa hambatan dengan 46-7.
Selepas jeda, tim asuhan pelatih Ivan Widianto Tjahjono ini tak mengendurkan tekanan. Tidak ada kesempatan diberikan bagi Unesa untuk memperpendek jarak poin. Hingga buzzer berbunyi, Ubaya mengunci kemenangan untuk menantang Universitas Cendrawasih (Uncen) di laga final regional.
Kapten Ubaya Albert Richard merasa timnya sudah siap untuk menghadapi Uncen di partai final. Dalam jumpa pers usai pertandingan, ia menyebut regenerasi antara pemain senior ke pemain junior yang selama ini berjalan di tim basket Ubaya menjadi salah satu faktor kualitas permainan yang terus terjaga. Albert berharap timnya tetap solid untuk meraih podium tertinggi Campus League Basket Regional Surabaya.
“Kami tidak pernah meremehkan musuh, kami selalu memberikan effort 100 persen, kami juga fokus mengikuti arahan Coach Ivan,” tegasnya.
Dari sisi pelatih, Ivan Widianto Tjahjono mengakui timnya tampil sangat solid di pertandingan ini. Ada peningkatan dari sisi defense yang mampu diterjemahkan dengan apik oleh anak asuhnya di lapangan. Namun, ia juga menyebut menghadapi Uncen di partai pamungkas membutuhkan strategi yang berbeda untuk bisa memastikan gelar juara di genggaman.
“Strategi khusus kami pasti ada, karena kami juga cukup paham karakternya Tim Uncen bermain itu seperti apa. Jadi kami siapkan strategi bagaimana memecah full press dari mereka,” jelas Ivan
Selepas jeda, tim asuhan pelatih Ivan Widianto Tjahjono ini tak mengendurkan tekanan. Tidak ada kesempatan diberikan bagi Unesa untuk memperpendek jarak poin. Hingga buzzer berbunyi, Ubaya mengunci kemenangan untuk menantang Universitas Cendrawasih (Uncen) di laga final regional.
Kapten Ubaya Albert Richard merasa timnya sudah siap untuk menghadapi Uncen di partai final. Dalam jumpa pers usai pertandingan, ia menyebut regenerasi antara pemain senior ke pemain junior yang selama ini berjalan di tim basket Ubaya menjadi salah satu faktor kualitas permainan yang terus terjaga. Albert berharap timnya tetap solid untuk meraih podium tertinggi Campus League Basket Regional Surabaya.
“Kami tidak pernah meremehkan musuh, kami selalu memberikan effort 100 persen, kami juga fokus mengikuti arahan Coach Ivan,” tegasnya.
Dari sisi pelatih, Ivan Widianto Tjahjono mengakui timnya tampil sangat solid di pertandingan ini. Ada peningkatan dari sisi defense yang mampu diterjemahkan dengan apik oleh anak asuhnya di lapangan. Namun, ia juga menyebut menghadapi Uncen di partai pamungkas membutuhkan strategi yang berbeda untuk bisa memastikan gelar juara di genggaman.
“Strategi khusus kami pasti ada, karena kami juga cukup paham karakternya Tim Uncen bermain itu seperti apa. Jadi kami siapkan strategi bagaimana memecah full press dari mereka,” jelas Ivan
(sto)
Lihat Juga :