Campus League 2026 Basketball Regional Surabaya: Tim UCM, Uncen, dan Ubaya ke Puncak
Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Hingga akhir quarter kedua Ubaya mampu meledak dengan raihan 47-14. Usai turun minum, UB berupaya memberikan perlawanan, namun tetap kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Justru Ubaya yang sukses menjaga intensitas permainan. Di kuarter penutup Ubaya sukses menjaga jarak sekaligus mengamankan tiket ke final.
“Pertandingan hari ini saya belum benar-benar puas dengan permainan anak-anak. Karena lawan-lawan yang dihadapi juga belum semuanya maksimal. Saya melihat masih hal-hal yang akan terus kami evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainan,” ungkap pelatih Ubaya, Wellyanto Pribadi dalam jumpa pers usai pertandingan.
Evelyn Fiyo jadi motor serangan Ubaya di partai semifinal ini. Pemain timnas basket 3x3 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2025 Filipina ini mencatatkan 18 poin dan tampil trengginas sepanjang laga.
Sementara itu kapten tim Mayviana Lysandra Tandiono memilih untuk fokus pada pertandingan final. Ia mengamini pernyataan sang pelatih untuk terus memperbaiki kualitas permainan.
“Persiapannya kami harus lebih percaya satu sama lain juga. Evaluasi di games sebelumnya juga terus banyak koreksi juga dari game tadi dan enggak boleh meremehkan lawan,” sebutnya.
Di pertandingan semifinal terakhir, Tim Putra Universitas Surabaya (Ubaya) menegaskan diri sebagai raja kampus basket di Provinsi Jawa Timur. Melengkapi kesuksesan tim putrinya, kali ini tim putra Ubaya juga mengantongi tiket final setelah menaklukkan tuan rumah, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) 87-20.
Kemenangan ini kian manis bagi Ubaya lantaran sejauh ini mereka selalu tampil impresif dan belum tersentuh kekalahan.
“Pertandingan hari ini saya belum benar-benar puas dengan permainan anak-anak. Karena lawan-lawan yang dihadapi juga belum semuanya maksimal. Saya melihat masih hal-hal yang akan terus kami evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainan,” ungkap pelatih Ubaya, Wellyanto Pribadi dalam jumpa pers usai pertandingan.
Evelyn Fiyo jadi motor serangan Ubaya di partai semifinal ini. Pemain timnas basket 3x3 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2025 Filipina ini mencatatkan 18 poin dan tampil trengginas sepanjang laga.
Sementara itu kapten tim Mayviana Lysandra Tandiono memilih untuk fokus pada pertandingan final. Ia mengamini pernyataan sang pelatih untuk terus memperbaiki kualitas permainan.
“Persiapannya kami harus lebih percaya satu sama lain juga. Evaluasi di games sebelumnya juga terus banyak koreksi juga dari game tadi dan enggak boleh meremehkan lawan,” sebutnya.
Di pertandingan semifinal terakhir, Tim Putra Universitas Surabaya (Ubaya) menegaskan diri sebagai raja kampus basket di Provinsi Jawa Timur. Melengkapi kesuksesan tim putrinya, kali ini tim putra Ubaya juga mengantongi tiket final setelah menaklukkan tuan rumah, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) 87-20.
Kemenangan ini kian manis bagi Ubaya lantaran sejauh ini mereka selalu tampil impresif dan belum tersentuh kekalahan.
Lihat Juga :