Jadwal Semifinal Liga Champions Arsenal vs Atletico Madrid: Patah Mitos Meriam London
Selasa, 05 Mei 2026 - 15:44 WIB
loading...
Jadwal Semifinal Liga Champions Arsenal vs Atletico Madrid: Patah Mitos Meriam London
A
A
A
Arsenal kembali berada di persimpangan sejarah. Setelah 20 tahun menunggu, The Gunners kini berpeluang mengakhiri “kutukan” tanpa gelar di Liga Champions UEFA.
Kesempatan itu hadir dalam leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid yang akan digelar di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) pukul 02.00 WIB. Kedua tim masih imbang 1-1 dari pertemuan pertama, membuat duel ini menjadi penentu tiket final.
Arsenal membawa misi besar: mematahkan mitos kegagalan di kompetisi elite Eropa. Pada 2006, mereka sempat menembus final, tetapi harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-2. Sejak saat itu, langkah mereka tak pernah lagi sampai ke partai puncak.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Duel Atletico Madrid vs Arsenal Berakhir Imbang 1-1
Pelatih Mikel Arteta menegaskan timnya siap memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Dukungan suporter diyakini menjadi faktor penting untuk mendorong performa maksimal dalam laga krusial ini.
Arteta juga menekankan bahwa skuadnya memiliki ambisi besar untuk menorehkan sejarah baru, termasuk meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.
Di sisi lain, Atletico datang dengan kepercayaan diri tersendiri. Tim asuhan Diego Simeone sempat menelan kekalahan telak 0-4 saat bertandang ke markas Arsenal pada fase sebelumnya. Namun, Simeone memastikan timnya kini dalam kondisi berbeda.
Menariknya, Atletico memilih berganti hotel selama berada di London. Jika sebelumnya mereka menginap di kawasan Regents Park, kali ini skuad memilih lokasi lain di bagian timur kota. Simeone menepis anggapan bahwa keputusan itu terkait faktor “sial”, dan menyebut alasan yang lebih sederhana.
Dari sisi permainan, Atletico menunjukkan karakter kuat saat leg pertama dengan mampu bangkit dari ketertinggalan. Simeone berharap timnya bisa mengulang intensitas tersebut di laga penentuan.
Dengan agregat yang masih terbuka dan tekanan tinggi di kedua kubu, pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Bagi Arsenal, ini bukan sekadar semifinal—melainkan kesempatan emas untuk mematahkan mitos lama dan kembali menapaki panggung final Eropa.
Kesempatan itu hadir dalam leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid yang akan digelar di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) pukul 02.00 WIB. Kedua tim masih imbang 1-1 dari pertemuan pertama, membuat duel ini menjadi penentu tiket final.
Arsenal membawa misi besar: mematahkan mitos kegagalan di kompetisi elite Eropa. Pada 2006, mereka sempat menembus final, tetapi harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-2. Sejak saat itu, langkah mereka tak pernah lagi sampai ke partai puncak.
Baca Juga: Hasil Liga Champions: Duel Atletico Madrid vs Arsenal Berakhir Imbang 1-1
Pelatih Mikel Arteta menegaskan timnya siap memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Dukungan suporter diyakini menjadi faktor penting untuk mendorong performa maksimal dalam laga krusial ini.
Arteta juga menekankan bahwa skuadnya memiliki ambisi besar untuk menorehkan sejarah baru, termasuk meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.
Di sisi lain, Atletico datang dengan kepercayaan diri tersendiri. Tim asuhan Diego Simeone sempat menelan kekalahan telak 0-4 saat bertandang ke markas Arsenal pada fase sebelumnya. Namun, Simeone memastikan timnya kini dalam kondisi berbeda.
Menariknya, Atletico memilih berganti hotel selama berada di London. Jika sebelumnya mereka menginap di kawasan Regents Park, kali ini skuad memilih lokasi lain di bagian timur kota. Simeone menepis anggapan bahwa keputusan itu terkait faktor “sial”, dan menyebut alasan yang lebih sederhana.
Dari sisi permainan, Atletico menunjukkan karakter kuat saat leg pertama dengan mampu bangkit dari ketertinggalan. Simeone berharap timnya bisa mengulang intensitas tersebut di laga penentuan.
Dengan agregat yang masih terbuka dan tekanan tinggi di kedua kubu, pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Bagi Arsenal, ini bukan sekadar semifinal—melainkan kesempatan emas untuk mematahkan mitos lama dan kembali menapaki panggung final Eropa.
(sto)
Lihat Juga :