Hydroplus Soccer League Bandung: Mojang Priangan dan Akademi Persib Raih Tiket ke Kudus
Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Di kategori U-18, Akademi Persib Bandung memastikan gelar juara setelah mengumpulkan 40 poin. Pada laga terakhir, Akademi Persib Bandung menang 3-1 atas Goal Aksis meski sempat tertinggal lebih dulu.
Tiga gol kemenangan dicetak Keyra Az-zahra pada menit ke-43, Dwi Aprilia Harahap menit ke-65, dan Fatima Isya Daud pada menit ke-68.
Pelatih Akademi Persib Bandung U-18, Dian Nadia Mutiara, menilai timnya masih perlu memperbaiki fokus saat memulai pertandingan.
“Di babak pertama kami harus lebih siap ketika sudah berada di lapangan. Jangan sampai kendor di awal. Tadi mereka belum siap untuk bertanding, jadi nanti mungkin ke depannya kami harus lebih siap dari menit awal sampai menit akhir, dan benar-benar harus fokus,” ujar Dian.
Selain trofi juara, tim terbaik kategori U-15 dan U-18 juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp40 juta. Sementara runner-up menerima Rp20 juta.
Program Director Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan kompetisi ini menjadi wadah pembinaan berjenjang bagi pesepak bola putri Indonesia.
“Setelah mereka mulai mencintai sepak bola melalui MilkLife Soccer Challenge, di usia yang lebih tinggi kami menyelenggarakan Hydroplus Soccer League yang bertujuan mewadahi bakat dan potensi atlet putri yang ingin lebih serius menekuni sepak bola melalui pertandingan dengan sistem liga. Sehingga di setiap minggunya para atlet dapat mengasah dan mengevaluasi kemampuan untuk tampil lebih baik lagi,” kata Teddy.
Hal senada disampaikan pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. Ia menyebut kompetisi seperti ini sangat penting untuk perkembangan sepak bola putri nasional.
“Saya sangat terbantu karena kehadiran Hydroplus Soccer League penting untuk perkembangan ekosistem sepak bola Indonesia. Saya berharap program ini terus digalakkan agar bisa lebih baik ke depannya. Dari ribuan atlet yang bertanding kami melihat banyak bakat potensial yang muncul. Tentunya kami akan memantau lebih lanjut perkembangan mereka dan semoga kelak dapat mengisi skuad Timnas Indonesia di masa mendatang,” ujar Satoru.
Tiga gol kemenangan dicetak Keyra Az-zahra pada menit ke-43, Dwi Aprilia Harahap menit ke-65, dan Fatima Isya Daud pada menit ke-68.
Pelatih Akademi Persib Bandung U-18, Dian Nadia Mutiara, menilai timnya masih perlu memperbaiki fokus saat memulai pertandingan.
“Di babak pertama kami harus lebih siap ketika sudah berada di lapangan. Jangan sampai kendor di awal. Tadi mereka belum siap untuk bertanding, jadi nanti mungkin ke depannya kami harus lebih siap dari menit awal sampai menit akhir, dan benar-benar harus fokus,” ujar Dian.
Selain trofi juara, tim terbaik kategori U-15 dan U-18 juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp40 juta. Sementara runner-up menerima Rp20 juta.
Program Director Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan kompetisi ini menjadi wadah pembinaan berjenjang bagi pesepak bola putri Indonesia.
“Setelah mereka mulai mencintai sepak bola melalui MilkLife Soccer Challenge, di usia yang lebih tinggi kami menyelenggarakan Hydroplus Soccer League yang bertujuan mewadahi bakat dan potensi atlet putri yang ingin lebih serius menekuni sepak bola melalui pertandingan dengan sistem liga. Sehingga di setiap minggunya para atlet dapat mengasah dan mengevaluasi kemampuan untuk tampil lebih baik lagi,” kata Teddy.
Hal senada disampaikan pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. Ia menyebut kompetisi seperti ini sangat penting untuk perkembangan sepak bola putri nasional.
“Saya sangat terbantu karena kehadiran Hydroplus Soccer League penting untuk perkembangan ekosistem sepak bola Indonesia. Saya berharap program ini terus digalakkan agar bisa lebih baik ke depannya. Dari ribuan atlet yang bertanding kami melihat banyak bakat potensial yang muncul. Tentunya kami akan memantau lebih lanjut perkembangan mereka dan semoga kelak dapat mengisi skuad Timnas Indonesia di masa mendatang,” ujar Satoru.
Lihat Juga :