Kejurnas Drag Race Bertajuk Simpati 5G Sulawesi Drag Record 2026 Pecahkan Rekor di Putaran 2
Senin, 25 Mei 2026 - 17:17 WIB
loading...
Kejurnas Drag Race Simpati 5G Sulawesi Drag Record 2026 Pecahkan Rekor di Putaran 2
A
A
A
MAKASSAR - Putaran 2 Kejuaraan Nasional Drag Race 2026 bertajuk Simpati 5G Sulawesi Drag Record 2026 sukses digelar di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 23–24 Mei 2026. Ajang yang menjadi satu-satunya seri Kejurnas Drag Race di Indonesia Timur itu kembali menunjukkan besarnya antusiasme dunia balap lurus nasional dengan menghadirkan berbagai catatan menarik sepanjang akhir pekan balapan.
Sebanyak 976 starter ambil bagian pada seri ini, menjadikannya putaran Kejurnas Drag Race dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang musim. Angka tersebut bahkan melampaui jumlah starter pada putaran pertama di Surabaya, Jawa Timur, sekaligus menegaskan pertumbuhan drag race yang semakin pesat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Tak hanya dari sisi jumlah peserta, Simpati 5G Sulawesi Drag Record 2026 juga mencatat sejarah baru lewat pecahnya rekor waktu di kelas Bracket 9 Detik Diesel Kejurnas yang kini berhasil menembus 9,0 detik. Catatan itu menjadi bukti meningkatnya performa kendaraan dan ketatnya persaingan di lintasan drag race nasional.
Atmosfer kompetisi semakin semarak dengan hadirnya talenta-talenta muda berbakat. Salah satu sorotan datang dari kategori pelajar, di mana peserta termuda yang tampil masih berusia 13 tahun. Kehadiran pembalap muda tersebut menjadi simbol regenerasi positif sekaligus masa depan cerah dunia motorsport Indonesia.
Sebanyak 37 kelas dipertandingkan pada putaran kali ini, mulai dari kelas Kejurnas, supporting class, Free For All, hingga kelas bracket yang menjadi favorit peserta dan penonton. Penyelenggara juga membuka kelas khusus pelajar untuk mengakomodasi tingginya minat pembalap muda.
Ketua Panitia Simpati 5G Sulawesi Drag Record, Helmi Hamid, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang dinilainya menjadi gambaran perkembangan drag race nasional yang semakin kompetitif dan inklusif.
“Antusiasme luar biasa yang terlihat di Makassar membuktikan bahwa drag race Indonesia terus berkembang dengan sangat positif. Jumlah starter yang meningkat, pecahnya rekor waktu, hingga hadirnya pembalap muda menjadi sinyal bahwa regenerasi dan kompetisi berjalan dengan sangat baik. Sebagai penyelenggara, kami sangat bangga dapat berkontribusi terhadap kemajuan motorsport tanah air,” ujar Helmi.
Pada putaran kedua Kejurnas Drag Race ini, pembalap asal Papua Brayen Sumalata dari tim Sapi Balap x JRT berhasil menjadi juara di kelas Bracket 8 Detik Kejurnas. Sementara itu, Adim Prasetiyo dari tim Sea Team Pro7 tampil tercepat di kelas Bracket 9 Detik Diesel Kejurnas sekaligus memecahkan rekor.
Mengendarai Toyota Fortuner, Adim mencatatkan waktu 9,0 detik, lebih cepat dibanding catatan waktu sebelumnya yang umumnya masih berada di atas 9,1 detik.
Di kelas Bracket 9 Detik Non Diesel Kejurnas, pembalap lokal Adrian Witono dari tim OTP37 x Sonic Speed keluar sebagai juara. Sementara Jeffi Heriyus asal Sumatera Barat menjadi yang tercepat di kelas Bracket 10 Detik Non Diesel Kejurnas.
Pembalap Sulawesi kembali berjaya lewat Icha Ghaly yang memenangi kelas Bracket 10 Detik Diesel Kejurnas. Sedangkan Alpian AR asal Sulawesi Selatan tampil sebagai juara di kelas 11 Detik Kejurnas.
Ajang Simpati 5G Sulawesi Drag Record 2026 juga menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem motorsport nasional melalui kolaborasi antara penyelenggara, komunitas otomotif, sponsor, hingga pelaku industri pendukung lainnya.
Keberhasilan penyelenggaraan event ini juga sejalan dengan komitmen Simpati bersama dukungan teknologi jaringan Hyper 5G Telkomsel yang menghadirkan konektivitas cepat, stabil, dan responsif untuk mendukung dunia motorsport yang identik dengan presisi dan performa tinggi.
Dengan suksesnya putaran kedua di Makassar, Kejurnas Drag Race 2026 diharapkan terus menjadi wadah kompetisi sekaligus ruang lahirnya talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Indonesia ke level motorsport yang lebih tinggi.
Sebanyak 976 starter ambil bagian pada seri ini, menjadikannya putaran Kejurnas Drag Race dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang musim. Angka tersebut bahkan melampaui jumlah starter pada putaran pertama di Surabaya, Jawa Timur, sekaligus menegaskan pertumbuhan drag race yang semakin pesat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Tak hanya dari sisi jumlah peserta, Simpati 5G Sulawesi Drag Record 2026 juga mencatat sejarah baru lewat pecahnya rekor waktu di kelas Bracket 9 Detik Diesel Kejurnas yang kini berhasil menembus 9,0 detik. Catatan itu menjadi bukti meningkatnya performa kendaraan dan ketatnya persaingan di lintasan drag race nasional.
Atmosfer kompetisi semakin semarak dengan hadirnya talenta-talenta muda berbakat. Salah satu sorotan datang dari kategori pelajar, di mana peserta termuda yang tampil masih berusia 13 tahun. Kehadiran pembalap muda tersebut menjadi simbol regenerasi positif sekaligus masa depan cerah dunia motorsport Indonesia.
Sebanyak 37 kelas dipertandingkan pada putaran kali ini, mulai dari kelas Kejurnas, supporting class, Free For All, hingga kelas bracket yang menjadi favorit peserta dan penonton. Penyelenggara juga membuka kelas khusus pelajar untuk mengakomodasi tingginya minat pembalap muda.
Ketua Panitia Simpati 5G Sulawesi Drag Record, Helmi Hamid, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang dinilainya menjadi gambaran perkembangan drag race nasional yang semakin kompetitif dan inklusif.
“Antusiasme luar biasa yang terlihat di Makassar membuktikan bahwa drag race Indonesia terus berkembang dengan sangat positif. Jumlah starter yang meningkat, pecahnya rekor waktu, hingga hadirnya pembalap muda menjadi sinyal bahwa regenerasi dan kompetisi berjalan dengan sangat baik. Sebagai penyelenggara, kami sangat bangga dapat berkontribusi terhadap kemajuan motorsport tanah air,” ujar Helmi.
Pada putaran kedua Kejurnas Drag Race ini, pembalap asal Papua Brayen Sumalata dari tim Sapi Balap x JRT berhasil menjadi juara di kelas Bracket 8 Detik Kejurnas. Sementara itu, Adim Prasetiyo dari tim Sea Team Pro7 tampil tercepat di kelas Bracket 9 Detik Diesel Kejurnas sekaligus memecahkan rekor.
Mengendarai Toyota Fortuner, Adim mencatatkan waktu 9,0 detik, lebih cepat dibanding catatan waktu sebelumnya yang umumnya masih berada di atas 9,1 detik.
Di kelas Bracket 9 Detik Non Diesel Kejurnas, pembalap lokal Adrian Witono dari tim OTP37 x Sonic Speed keluar sebagai juara. Sementara Jeffi Heriyus asal Sumatera Barat menjadi yang tercepat di kelas Bracket 10 Detik Non Diesel Kejurnas.
Pembalap Sulawesi kembali berjaya lewat Icha Ghaly yang memenangi kelas Bracket 10 Detik Diesel Kejurnas. Sedangkan Alpian AR asal Sulawesi Selatan tampil sebagai juara di kelas 11 Detik Kejurnas.
Ajang Simpati 5G Sulawesi Drag Record 2026 juga menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem motorsport nasional melalui kolaborasi antara penyelenggara, komunitas otomotif, sponsor, hingga pelaku industri pendukung lainnya.
Keberhasilan penyelenggaraan event ini juga sejalan dengan komitmen Simpati bersama dukungan teknologi jaringan Hyper 5G Telkomsel yang menghadirkan konektivitas cepat, stabil, dan responsif untuk mendukung dunia motorsport yang identik dengan presisi dan performa tinggi.
Dengan suksesnya putaran kedua di Makassar, Kejurnas Drag Race 2026 diharapkan terus menjadi wadah kompetisi sekaligus ruang lahirnya talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Indonesia ke level motorsport yang lebih tinggi.
(sto)
Lihat Juga :