Ramaikan Dunia Balap Wanita, Simpati Woman Rally Team Siap Tampil Kejurnas Sprint Rally 2026
Selasa, 26 Mei 2026 - 12:04 WIB
loading...
Ramaikan Dunia Balap Wanita, Simpati Woman Rally Team Siap Tampil Kejurnas Sprint Rally 2026. Foto: SINDOnews/Susanto
A
A
A
JAKARTA - Dunia motorsport Indonesia kedatangan tim baru yang membawa semangat berbeda. Simpati Woman Rally Team (SWRT) resmi diperkenalkan sebagai tim reli yang seluruh perelinya merupakan perempuan Indonesia. Tim ini diperkuat tiga nama potensial, yakni Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina.
SWRT dibentuk atas inisiatif pereli nasional Rifat Sungkar sebagai bentuk komitmennya membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang di dunia reli nasional. Kehadiran tim ini diharapkan menjadi bukti bahwa pereli wanita juga mampu tampil kompetitif dan bersaing di level tertinggi motorsport Indonesia.
Baca Juga: Profil Diva Zahra, Pembalap Cantik yang Tampil Moncer di Kejurnas Sprint Rally 2025
Dalam tiga tahun terakhir, Rifat aktif membimbing Diva Zahra yang tampil konsisten di berbagai ajang Sprint Rally nasional. Perkembangan positif tersebut menjadi salah satu alasan utama lahirnya SWRT dengan visi menjadi tim reli wanita terbaik di Indonesia sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berani menekuni dunia otomotif.
“Selama tiga tahun terakhir saya melihat langsung perkembangan para pereli wanita ini, terutama Diva yang menunjukkan dedikasi dan progres luar biasa di Sprint Rally. Dari situ saya semakin yakin bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan yang sangat kompetitif di dunia reli. SWRT dibentuk bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membuka jalan dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda agar berani masuk ke dunia motorsport,” ujar Rifat Sungkar.
![Ramaikan Dunia Balap Wanita, Simpati Woman Rally Team Siap Tampil Kejurnas Sprint Rally 2026]()
Inspirasi Rifat membentuk tim reli wanita juga datang dari sosok ibunya, Kamaria Ekawanti Gondokoesoemo atau Ria Sungkar. Ria dikenal sebagai salah satu pereli wanita Indonesia yang aktif sejak 1972 dan masih sempat mengikuti ajang reli pada era 2000-an. Pengalaman tersebut membuat Rifat percaya perempuan Indonesia memiliki kemampuan besar untuk berprestasi di cabang olahraga yang selama ini identik dengan dominasi pria.
Kehadiran SWRT turut mendapat dukungan dari Telkomsel melalui brand Simpati. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong lahirnya talenta muda inspiratif, termasuk di bidang motorsport.
“Kami melihat SWRT sebagai representasi semangat anak muda Indonesia yang berani melampaui batas dan terus menunjukkan prestasi di bidang yang mereka tekuni. Simpati mendukung lahirnya lebih banyak talenta muda inspiratif, termasuk di dunia motorsport, sekaligus menghadirkan semangat pemberdayaan perempuan untuk terus maju dan berprestasi,” ujar GM Brand Event and Activation Telkomsel, Willy Budiman Martamihardja.
Pada musim 2026, SWRT akan mengikuti rangkaian Kejuaraan Nasional Sprint Rally yang terdiri dari empat putaran, dimulai dari seri Jawa Tengah pada 7 Juni 2026, kemudian berlanjut ke Jawa Timur, kembali ke Jawa Tengah, dan ditutup di Jakarta pada 1 November 2026.
Diva Zahra bersama navigator Reza “Echa” akan turun di kelas F3 menggunakan Honda Jazz . Larasati yang didampingi navigator senior Emay Ahmad juga tampil di kelas F3 dengan Toyota Ist. Sementara Patricia Revalina berpasangan dengan Bagus Wahyu Kurniawan di kelas F1 menggunakan Honda Jazz.
Melalui keikutsertaannya di Kejurnas Sprint Rally 2026, SWRT menargetkan mampu tampil kompetitif sekaligus menjadi tim reli wanita terbaik di Indonesia. Kehadiran mereka juga diharapkan menjadi momentum positif bagi perkembangan motorsport nasional dan membuka kesempatan lebih besar bagi perempuan untuk berprestasi di dunia reli.
SWRT dibentuk atas inisiatif pereli nasional Rifat Sungkar sebagai bentuk komitmennya membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang di dunia reli nasional. Kehadiran tim ini diharapkan menjadi bukti bahwa pereli wanita juga mampu tampil kompetitif dan bersaing di level tertinggi motorsport Indonesia.
Baca Juga: Profil Diva Zahra, Pembalap Cantik yang Tampil Moncer di Kejurnas Sprint Rally 2025
Dalam tiga tahun terakhir, Rifat aktif membimbing Diva Zahra yang tampil konsisten di berbagai ajang Sprint Rally nasional. Perkembangan positif tersebut menjadi salah satu alasan utama lahirnya SWRT dengan visi menjadi tim reli wanita terbaik di Indonesia sekaligus menginspirasi generasi muda untuk berani menekuni dunia otomotif.
“Selama tiga tahun terakhir saya melihat langsung perkembangan para pereli wanita ini, terutama Diva yang menunjukkan dedikasi dan progres luar biasa di Sprint Rally. Dari situ saya semakin yakin bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan yang sangat kompetitif di dunia reli. SWRT dibentuk bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membuka jalan dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak perempuan muda agar berani masuk ke dunia motorsport,” ujar Rifat Sungkar.
.jpg)
Inspirasi Rifat membentuk tim reli wanita juga datang dari sosok ibunya, Kamaria Ekawanti Gondokoesoemo atau Ria Sungkar. Ria dikenal sebagai salah satu pereli wanita Indonesia yang aktif sejak 1972 dan masih sempat mengikuti ajang reli pada era 2000-an. Pengalaman tersebut membuat Rifat percaya perempuan Indonesia memiliki kemampuan besar untuk berprestasi di cabang olahraga yang selama ini identik dengan dominasi pria.
Kehadiran SWRT turut mendapat dukungan dari Telkomsel melalui brand Simpati. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong lahirnya talenta muda inspiratif, termasuk di bidang motorsport.
“Kami melihat SWRT sebagai representasi semangat anak muda Indonesia yang berani melampaui batas dan terus menunjukkan prestasi di bidang yang mereka tekuni. Simpati mendukung lahirnya lebih banyak talenta muda inspiratif, termasuk di dunia motorsport, sekaligus menghadirkan semangat pemberdayaan perempuan untuk terus maju dan berprestasi,” ujar GM Brand Event and Activation Telkomsel, Willy Budiman Martamihardja.
Pada musim 2026, SWRT akan mengikuti rangkaian Kejuaraan Nasional Sprint Rally yang terdiri dari empat putaran, dimulai dari seri Jawa Tengah pada 7 Juni 2026, kemudian berlanjut ke Jawa Timur, kembali ke Jawa Tengah, dan ditutup di Jakarta pada 1 November 2026.
Diva Zahra bersama navigator Reza “Echa” akan turun di kelas F3 menggunakan Honda Jazz . Larasati yang didampingi navigator senior Emay Ahmad juga tampil di kelas F3 dengan Toyota Ist. Sementara Patricia Revalina berpasangan dengan Bagus Wahyu Kurniawan di kelas F1 menggunakan Honda Jazz.
Melalui keikutsertaannya di Kejurnas Sprint Rally 2026, SWRT menargetkan mampu tampil kompetitif sekaligus menjadi tim reli wanita terbaik di Indonesia. Kehadiran mereka juga diharapkan menjadi momentum positif bagi perkembangan motorsport nasional dan membuka kesempatan lebih besar bagi perempuan untuk berprestasi di dunia reli.
(sto)
Lihat Juga :