Cetak Sejarah, Jakarta Pro Cycling Team Kuasai Tour de Algerie 2026
Selasa, 26 Mei 2026 - 17:58 WIB
loading...
A
A
A
Dimas resmi dinobatkan sebagai juara umum Tour de Algérie 2026, memaksa Vainqueur Masengesho dan Anatolii Budiak puas berdiri di podium bawahnya.
"Ini adalah white jersey pertama saya selama berlomba di UCI Tour, tentunya sangat berarti buat saya. Ini mungkin akan menjadi salah satu kenangan yang paling berkesan di tahun 2026. Untuk target berikutnya, saya ingin mendapatkan yellow jersey juga," ujar Dimas optimis, Selasa (26/5/2026).
Performa tidak kalah heroik ditunjukkan oleh Rohman. Konsisten menaklukkan medan-medan berat Aljazair, ia sukses mengunci gelar bergengsi King of Mountain (KOM) dan berhak atas Polka-dot Jersey.
Persaingan di sektor tanjakan ini berlangsung sangat sengit. Dikepung oleh rider-rider tangguh asal Jerman dan Belgia, Rohman menunjukkan mental baja dan berhasil unggul tipis dengan selisih dua poin di puncak klasemen gunung.
Kini, bidikan Rohman langsung beralih ke target yang lebih besar: mempertahankan gelar nasional dan membidik emas di nomor Individual Time Trial (ITT) pada Asian Games, September 2026 mendatang. "Alhamdulillah sangat senang, tapi kemenangan ini belum membuat saya puas. Tidak ada kata stop untuk berprestasi setinggi-tingginya. Saya ingin meraih gold medal di ITT Asian Games. Pesaingnya sangatlah berat, tetapi dengan usaha dan doa, insyaallah bisa," tutur Rohman penuh keyakinan.
Sensasi Remaja 19 Tahun dan Sepeda Lokal
Tak hanya membawa pulang trofi utama, Dimas yang baru berusia 19 tahun ini juga menyabet White Jersey (jersey putih) sebagai pembalap muda terbaik. Menunggangi sepeda Polygon Helios sepanjang balapan, ia membuktikan bahwa produk lokal dan talenta muda Indonesia mampu berbicara banyak di level UCI Tour."Ini adalah white jersey pertama saya selama berlomba di UCI Tour, tentunya sangat berarti buat saya. Ini mungkin akan menjadi salah satu kenangan yang paling berkesan di tahun 2026. Untuk target berikutnya, saya ingin mendapatkan yellow jersey juga," ujar Dimas optimis, Selasa (26/5/2026).
Performa tidak kalah heroik ditunjukkan oleh Rohman. Konsisten menaklukkan medan-medan berat Aljazair, ia sukses mengunci gelar bergengsi King of Mountain (KOM) dan berhak atas Polka-dot Jersey.
Persaingan di sektor tanjakan ini berlangsung sangat sengit. Dikepung oleh rider-rider tangguh asal Jerman dan Belgia, Rohman menunjukkan mental baja dan berhasil unggul tipis dengan selisih dua poin di puncak klasemen gunung.
Menatap Emas Asian Games 2026
Prestasi internasional Rohman ini merupakan kelanjutan dari dominasi domestiknya. Pada tahun 2025 lalu, ia adalah Juara Nasional Individual Road Race dan peraih medali perak beregu di SEA Games Thailand.Kini, bidikan Rohman langsung beralih ke target yang lebih besar: mempertahankan gelar nasional dan membidik emas di nomor Individual Time Trial (ITT) pada Asian Games, September 2026 mendatang. "Alhamdulillah sangat senang, tapi kemenangan ini belum membuat saya puas. Tidak ada kata stop untuk berprestasi setinggi-tingginya. Saya ingin meraih gold medal di ITT Asian Games. Pesaingnya sangatlah berat, tetapi dengan usaha dan doa, insyaallah bisa," tutur Rohman penuh keyakinan.
(yov)
Lihat Juga :