Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:44 WIB
loading...
A
A
A
Persiapan dilakukan di tengah pengamanan superketat. Akses ke fasilitas latihan dibatasi, identitas setiap orang diperiksa berulang kali, dan informasi mengenai jadwal latihan maupun aktivitas tim dijaga secara ketat. Meski para pemain menginap di hotel terdekat, situasi politik membuat standar keamanan ditingkatkan secara maksimal.
Di tengah situasi yang serba rumit, masyarakat Meksiko justru menyambut hangat kedatangan tim Iran. Klub Tijuana memasang spanduk bertuliskan "Cheetah Iran, selamat datang di Tijuana" dalam bahasa Farsi di area latihan.
Baca Juga: Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Para penggemar Meksiko juga terlihat berkumpul di luar hotel tim untuk memberikan dukungan dan meminta tanda tangan para pemain. "Saya malu dengan apa yang dilakukan Amerika Serikat. Itu salah," ujar seorang penggemar dikutip dari The Guardian, Sabtu (13/6/2026).
Namun, persoalan yang dihadapi Iran tidak berhenti di situ. Ketika tim bertolak ke Los Angeles untuk menjalani konferensi pers resmi FIFA, mereka dipastikan tampil tanpa 15 anggota staf pendukung, termasuk seluruh departemen operasi media. Kondisi tersebut membuat federasi Iran kesulitan mengelola aktivitas tim di luar lapangan.
Di tengah situasi yang serba rumit, masyarakat Meksiko justru menyambut hangat kedatangan tim Iran. Klub Tijuana memasang spanduk bertuliskan "Cheetah Iran, selamat datang di Tijuana" dalam bahasa Farsi di area latihan.
Baca Juga: Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Para penggemar Meksiko juga terlihat berkumpul di luar hotel tim untuk memberikan dukungan dan meminta tanda tangan para pemain. "Saya malu dengan apa yang dilakukan Amerika Serikat. Itu salah," ujar seorang penggemar dikutip dari The Guardian, Sabtu (13/6/2026).
Namun, persoalan yang dihadapi Iran tidak berhenti di situ. Ketika tim bertolak ke Los Angeles untuk menjalani konferensi pers resmi FIFA, mereka dipastikan tampil tanpa 15 anggota staf pendukung, termasuk seluruh departemen operasi media. Kondisi tersebut membuat federasi Iran kesulitan mengelola aktivitas tim di luar lapangan.

Lihat Juga :