WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai contoh, pada Mei 2026, WOSPAC telah menempatkan seorang pemain Indonesia berusia 14 tahun di klub Spanyol, Martorell. Penampilannya mendapat apresiasi langsung dari CEO WOSPAC, Alex Bosacoma Sesma, yang bahkan menilai pemain tersebut layak bersaing di level usia 17 tahun.
"Kami yakin masih banyak anak Indonesia yang memiliki bakat luar biasa. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan dan lingkungan yang tepat untuk berkembang," ujar Benhard.
Melalui slogan "Jembatan Mengantar Mereka Jadi Hebat", WOSPAC Barcelona Representative Office Indonesia ingin menjadi mitra strategis dalam pembinaan pemain muda Indonesia. Organisasi ini menggabungkan pelatihan sepak bola, pendidikan, serta pembentukan karakter sebagai bekal menuju level profesional.
Benhard menegaskan, WOSPAC tidak hadir untuk menggantikan program PSSI, melainkan menjadi mitra jangka panjang yang melengkapi proses pembinaan nasional melalui kolaborasi dengan federasi, sektor swasta, maupun berbagai pemangku kepentingan.
"WOSPAC ingin menjadi solusi jangka panjang bagi pembinaan sepak bola Indonesia. Dengan kolaborasi yang kuat, kami yakin semakin banyak talenta Indonesia yang bisa ditempa di akademi-akademi elite dunia dan kelak membawa Indonesia bersaing di panggung internasional," tuturnya.
Ia optimistis Indonesia memiliki potensi besar menjadi kekuatan baru sepak bola Asia. Dengan sistem pembinaan yang tepat, dukungan seluruh pemangku kepentingan, dan kesempatan yang terbuka bagi pemain muda, impian Garuda tampil di Piala Dunia bukan lagi sekadar angan, melainkan target yang realistis untuk diwujudkan.
"Kami yakin masih banyak anak Indonesia yang memiliki bakat luar biasa. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan dan lingkungan yang tepat untuk berkembang," ujar Benhard.
Melalui slogan "Jembatan Mengantar Mereka Jadi Hebat", WOSPAC Barcelona Representative Office Indonesia ingin menjadi mitra strategis dalam pembinaan pemain muda Indonesia. Organisasi ini menggabungkan pelatihan sepak bola, pendidikan, serta pembentukan karakter sebagai bekal menuju level profesional.
Benhard menegaskan, WOSPAC tidak hadir untuk menggantikan program PSSI, melainkan menjadi mitra jangka panjang yang melengkapi proses pembinaan nasional melalui kolaborasi dengan federasi, sektor swasta, maupun berbagai pemangku kepentingan.
"WOSPAC ingin menjadi solusi jangka panjang bagi pembinaan sepak bola Indonesia. Dengan kolaborasi yang kuat, kami yakin semakin banyak talenta Indonesia yang bisa ditempa di akademi-akademi elite dunia dan kelak membawa Indonesia bersaing di panggung internasional," tuturnya.
Ia optimistis Indonesia memiliki potensi besar menjadi kekuatan baru sepak bola Asia. Dengan sistem pembinaan yang tepat, dukungan seluruh pemangku kepentingan, dan kesempatan yang terbuka bagi pemain muda, impian Garuda tampil di Piala Dunia bukan lagi sekadar angan, melainkan target yang realistis untuk diwujudkan.
(sto)
Lihat Juga :