Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Senin, 29 Juni 2026 - 14:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
Menanggapi kritik tersebut, juru bicara FIFA menyatakan bahwa Infantino melakukan perjalanan untuk menjalankan tugas resmi organisasi. Menurut FIFA, penggunaan pesawat komersial maupun jet charter pribadi disesuaikan dengan efisiensi waktu dan biaya dalam setiap perjalanan.
"Presiden FIFA secara rutin melakukan perjalanan, bersama dengan para pejabat terkait, untuk urusan bisnis dan turnamen, dan berusaha mengunjungi asosiasi anggota FIFA kapan pun dia bisa. Terkadang perjalanan diatur dengan maskapai penerbangan komersial (termasuk maskapai berbiaya rendah) dan terkadang dengan pesawat charter pribadi, tergantung mana yang lebih efisien dan hemat biaya dalam keadaan tersebut," tutur perwakilan FIFA.
Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, FIFA telah berkomitmen mengurangi emisi karbon sebesar 50 persen pada 2030 dan mencapai nol emisi bersih pada 2040. Namun, sejumlah ilmuwan iklim sejak awal telah mempertanyakan target tersebut mengingat skala turnamen yang tersebar di 16 kota di tiga negara.
Laporan Scientists for Global Responsibility bahkan memperkirakan jejak karbon Piala Dunia 2026 bisa mencapai sekitar sembilan juta ton CO2e, hampir dua kali lipat rata-rata empat edisi Piala Dunia sebelumnya dan berpotensi menjadi turnamen paling berpolusi dalam sejarah.
Menanggapi kritik tersebut, juru bicara FIFA menyatakan bahwa Infantino melakukan perjalanan untuk menjalankan tugas resmi organisasi. Menurut FIFA, penggunaan pesawat komersial maupun jet charter pribadi disesuaikan dengan efisiensi waktu dan biaya dalam setiap perjalanan.
"Presiden FIFA secara rutin melakukan perjalanan, bersama dengan para pejabat terkait, untuk urusan bisnis dan turnamen, dan berusaha mengunjungi asosiasi anggota FIFA kapan pun dia bisa. Terkadang perjalanan diatur dengan maskapai penerbangan komersial (termasuk maskapai berbiaya rendah) dan terkadang dengan pesawat charter pribadi, tergantung mana yang lebih efisien dan hemat biaya dalam keadaan tersebut," tutur perwakilan FIFA.
Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, FIFA telah berkomitmen mengurangi emisi karbon sebesar 50 persen pada 2030 dan mencapai nol emisi bersih pada 2040. Namun, sejumlah ilmuwan iklim sejak awal telah mempertanyakan target tersebut mengingat skala turnamen yang tersebar di 16 kota di tiga negara.
Laporan Scientists for Global Responsibility bahkan memperkirakan jejak karbon Piala Dunia 2026 bisa mencapai sekitar sembilan juta ton CO2e, hampir dua kali lipat rata-rata empat edisi Piala Dunia sebelumnya dan berpotensi menjadi turnamen paling berpolusi dalam sejarah.
(yov)
Lihat Juga :