Naik Podium Tertinggi, Vinales Kembali Diperhitungkan
Selasa, 22 September 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Tim Yamaha Massimo Meregalli mengatakan ini menjadi pembuktian kerja keras timnya sejak latihan bebas hingga menghasilkan kemenangan di GP Emilia Romagna. Dia menilai Vinales melakukan pekerjaan yang tepat sejak awal balapan. Hasil ini diharapkan bisa memberikan dampak positif untuk balapan-balapan berikutnya.
“Saya sangat senang. Saya pikir, kemenangan ini pantas didapatkan, baik oleh Vinales maupun tim. Upaya Vinales luar biasa. Di kualifikasi, dia mendapat pole, dan sekarang menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Dia memiliki awal yang agresif dan menjaga ritme yang sangat tinggi, mendorong Bagnaia untuk membuat kesalahan. Ini adalah dorongan kepercayaan diri yang besar untuk balapan berikutnya,” ucap Meregalli.
Sementara itu, pembalap tim satelit Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo mengaku kecewa dengan hasil balapan kali ini. Sebab, rider asal Prancis itu bisa menyentuh garis finis di posisi ketiga. Sayang, pencapaiannya itu tak diakui race director GP Emilia Romagna. Alasannya, dia melakukan kesalahan long lap di lap terakhir yang membuatnya mendapatkan hukuman tiga detik. (Lihat videonya: Banjir Bandang Terjang Desa Cicurug, Sukabumi)
“Saya menerima long lap penalti, tetapi saya tidak menerima pesan apa pun tentang peringatan batas lintasan di papan pemberitahuan. Jadi, saya sedikit terkejut karenanya. Saya tahu tiga kali melampaui batas trek, tetapi dua kali terakhir saya tidak tahu di mana itu terjadi. Sangat mengecewakan dan membuat frustrasi mendapatkan penalti ini, tapi saya menantikan Barcelona,” ungkapnya.
Hingga saat ini rider yang dijuluki El Diablo ini masih belum mampu menggeser Dovizioso dari puncak klasemen sementara. Quartararo masih berada di posisi kedua atau sama seperti Vinales yang terpaut selisih 1 poin. Kini dia berharap bisa memperbaiki kesalahannya itu saat kembali balapan pada GP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Minggu (27/9) akhir pekan ini. (Raikhul Amar)
“Saya sangat senang. Saya pikir, kemenangan ini pantas didapatkan, baik oleh Vinales maupun tim. Upaya Vinales luar biasa. Di kualifikasi, dia mendapat pole, dan sekarang menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Dia memiliki awal yang agresif dan menjaga ritme yang sangat tinggi, mendorong Bagnaia untuk membuat kesalahan. Ini adalah dorongan kepercayaan diri yang besar untuk balapan berikutnya,” ucap Meregalli.
Sementara itu, pembalap tim satelit Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo mengaku kecewa dengan hasil balapan kali ini. Sebab, rider asal Prancis itu bisa menyentuh garis finis di posisi ketiga. Sayang, pencapaiannya itu tak diakui race director GP Emilia Romagna. Alasannya, dia melakukan kesalahan long lap di lap terakhir yang membuatnya mendapatkan hukuman tiga detik. (Lihat videonya: Banjir Bandang Terjang Desa Cicurug, Sukabumi)
“Saya menerima long lap penalti, tetapi saya tidak menerima pesan apa pun tentang peringatan batas lintasan di papan pemberitahuan. Jadi, saya sedikit terkejut karenanya. Saya tahu tiga kali melampaui batas trek, tetapi dua kali terakhir saya tidak tahu di mana itu terjadi. Sangat mengecewakan dan membuat frustrasi mendapatkan penalti ini, tapi saya menantikan Barcelona,” ungkapnya.
Hingga saat ini rider yang dijuluki El Diablo ini masih belum mampu menggeser Dovizioso dari puncak klasemen sementara. Quartararo masih berada di posisi kedua atau sama seperti Vinales yang terpaut selisih 1 poin. Kini dia berharap bisa memperbaiki kesalahannya itu saat kembali balapan pada GP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Minggu (27/9) akhir pekan ini. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :