Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Berbeda dari fase regional yang menggunakan sistem kompetisi penuh, All-Stars menerapkan fase grup sebelum berlanjut ke babak semifinal dan final dengan sistem gugur.
Pada kategori U-15, pertandingan dimainkan di lapangan berukuran 40x60 meter atau setengah lapangan sepak bola dewasa. Setiap tim menurunkan sembilan pemain dengan durasi pertandingan 2x25 menit dan jeda 10 menit.
Sementara itu, kategori U-18 menggunakan format 11 lawan 11 di lapangan penuh. Pertandingan berlangsung selama 2x35 menit dengan waktu istirahat 10 menit.
“Dengan perubahan format adanya penyisihan grup dan fase gugur, kami berharap setiap tim yang terlibat di Hydroplus Soccer League All Stars ini dapat merasakan atmosfer kejuaraan yang sesungguhnya. Mereka akan dituntut untuk tampil prima, fokus dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Karena bisa dikatakan setiap pertandingan adalah partai final yang menentukan perjuangan mereka menuju gelar juara,” tutur Rijki.
Hydroplus Soccer League All-Stars tidak hanya menawarkan persaingan menuju trofi juara. Kompetisi ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menarik perhatian tim pelatih Timnas Putri Indonesia.
Pelatih Timnas Putri Indonesia, Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi, dijadwalkan hadir untuk melakukan pemantauan selama turnamen berlangsung. Pemain-pemain terbaik nantinya akan masuk dalam proyeksi skuad Timnas Indonesia U-16.
"Selama penyelenggaraan Hydroplus Soccer League All-Stars, Coach Timo Scheunemann dan Coach Takumi Taniguchi akan melakukan scouting. Nantinya sekitar 50 sampai 60 pemain terbaik akan diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia U-16 untuk tampil di Srikandi Merdeka Cup yang bergulir pada Agustus nanti di Supersoccer Arena," ungkap Rijki.
Srikandi Merdeka Cup 2026 merupakan turnamen sepak bola putri U-16 yang akan diikuti tujuh negara Asia, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Jordania, dan Arab Saudi.
Senior Brand Executive Hydroplus, Margareta Sianne, menilai kompetisi tersebut dapat memperluas pengalaman bertanding para pemain muda sekaligus memperkuat regenerasi sepak bola putri nasional.
Pada kategori U-15, pertandingan dimainkan di lapangan berukuran 40x60 meter atau setengah lapangan sepak bola dewasa. Setiap tim menurunkan sembilan pemain dengan durasi pertandingan 2x25 menit dan jeda 10 menit.
Sementara itu, kategori U-18 menggunakan format 11 lawan 11 di lapangan penuh. Pertandingan berlangsung selama 2x35 menit dengan waktu istirahat 10 menit.
“Dengan perubahan format adanya penyisihan grup dan fase gugur, kami berharap setiap tim yang terlibat di Hydroplus Soccer League All Stars ini dapat merasakan atmosfer kejuaraan yang sesungguhnya. Mereka akan dituntut untuk tampil prima, fokus dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Karena bisa dikatakan setiap pertandingan adalah partai final yang menentukan perjuangan mereka menuju gelar juara,” tutur Rijki.
Dipantau Pelatih Timnas Putri Indonesia
Hydroplus Soccer League All-Stars tidak hanya menawarkan persaingan menuju trofi juara. Kompetisi ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk menarik perhatian tim pelatih Timnas Putri Indonesia.
Pelatih Timnas Putri Indonesia, Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi, dijadwalkan hadir untuk melakukan pemantauan selama turnamen berlangsung. Pemain-pemain terbaik nantinya akan masuk dalam proyeksi skuad Timnas Indonesia U-16.
"Selama penyelenggaraan Hydroplus Soccer League All-Stars, Coach Timo Scheunemann dan Coach Takumi Taniguchi akan melakukan scouting. Nantinya sekitar 50 sampai 60 pemain terbaik akan diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia U-16 untuk tampil di Srikandi Merdeka Cup yang bergulir pada Agustus nanti di Supersoccer Arena," ungkap Rijki.
Srikandi Merdeka Cup 2026 merupakan turnamen sepak bola putri U-16 yang akan diikuti tujuh negara Asia, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Jordania, dan Arab Saudi.
Senior Brand Executive Hydroplus, Margareta Sianne, menilai kompetisi tersebut dapat memperluas pengalaman bertanding para pemain muda sekaligus memperkuat regenerasi sepak bola putri nasional.
Lihat Juga :