Tak Sekedar Juara, Pogacar Ukir Sejarah di Tour de France 2020
Selasa, 22 September 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya itu, Pogacar juga menjadi pembalap sepeda asal Slovenia pertama yang menjuarai Tour de France. Sejarah juga mencatat jika rider kelahiran 21 September 1998 itu sebagai pembalap sepeda termuda yang menjuarai ajang bergengsi itu sejak Henri Cornet (19 tahun) melakukannya pada 1904.
Bahkan, dia juga menjadi pesepeda kedua setelah Laurent Fignon (1983) yang mampu menjadi juara pada kesempatan pertama turun di Tour de France.
“Rasanya sangat luar biasa bisa berdiri di sini, di Paris, di puncak podium. Ini merupakan tiga pekan yang luar biasa. Perjalanan yang luar biasa,” kata Pogacar dilansir cyclingnews.
Penampilan Pogacar memang luar biasa. Pada klasemen pembalap, dia hanya unggul 59 detik dari rekan senegarnaya yang memperkuat Team Jumbo-Visma, Primoz Roglic. Kesuksesan kedua pembalap Slovenia mengakhiri peringkat satu dan kedua juga menjadi yang pertama kalinya dua pembalap dari satu negara finis di posisi tersebut pada Tour de France setelah dua pembalap Inggris Raya Bradley Wiggins dan Chris Froome pada 2012. (Baca juga: Penting Buat Orangtua, Kenali Gejala Kanker Pada Anak)
Padahal, Slovenia adalah negara yang minim sejarah dunia balapan sepeda. Sejak merdeka setelah pecahnya Yugoslavia pada 1991, tidak banyak pembalap sepedanya bisa meraih kesuksesan di panggung internasional. Bahkan bisa dihitung dengan jari pesepeda yang bisa sukses, termasuk Andrej Hauptman yang menjadi orang Slovenia pertama meraih medali di Kejuaraan Dunia pada 2001, dan Jani Brajkovi? memenangkan Critérium du Dauphiné.
Bahkan, dia juga menjadi pesepeda kedua setelah Laurent Fignon (1983) yang mampu menjadi juara pada kesempatan pertama turun di Tour de France.
“Rasanya sangat luar biasa bisa berdiri di sini, di Paris, di puncak podium. Ini merupakan tiga pekan yang luar biasa. Perjalanan yang luar biasa,” kata Pogacar dilansir cyclingnews.
Penampilan Pogacar memang luar biasa. Pada klasemen pembalap, dia hanya unggul 59 detik dari rekan senegarnaya yang memperkuat Team Jumbo-Visma, Primoz Roglic. Kesuksesan kedua pembalap Slovenia mengakhiri peringkat satu dan kedua juga menjadi yang pertama kalinya dua pembalap dari satu negara finis di posisi tersebut pada Tour de France setelah dua pembalap Inggris Raya Bradley Wiggins dan Chris Froome pada 2012. (Baca juga: Penting Buat Orangtua, Kenali Gejala Kanker Pada Anak)
Padahal, Slovenia adalah negara yang minim sejarah dunia balapan sepeda. Sejak merdeka setelah pecahnya Yugoslavia pada 1991, tidak banyak pembalap sepedanya bisa meraih kesuksesan di panggung internasional. Bahkan bisa dihitung dengan jari pesepeda yang bisa sukses, termasuk Andrej Hauptman yang menjadi orang Slovenia pertama meraih medali di Kejuaraan Dunia pada 2001, dan Jani Brajkovi? memenangkan Critérium du Dauphiné.
Lihat Juga :