MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik
Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Ketua PASI Kudus, Firdaus, menilai pembinaan atletik usia dini di Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan positif sejak MilkLife Athletics Challenge rutin digelar pada 2024. Menurutnya, konsep yang menggabungkan kompetisi dengan fun games edukatif berhasil menarik minat ribuan pelajar sekaligus menjadi wadah lahirnya bibit-bibit atlet potensial.
"Perkembangan kualitas anak-anak dari seri ke seri sangat luar biasa. Kompetisi yang reguler seperti ini berhasil mengubah pandangan bahwa atletik itu menakutkan, menjadi sebuah petualangan yang menyenangkan bagi anak sekolah. Dampaknya, gairah mereka untuk berprestasi secara organik. Kami sangat optimistis Kudus sedang berproses melahirkan generasi atletik baru yang unggul dan siap mewakili Jawa Tengah di ajang tingkat provinsi seperti Porprov, bahkan hingga level nasional seperti Popnas. Kami juga berharap agar MilkLife Athletics Challenge tahun depan bisa digelar tingkat provinsi," ujarnya.
Firdaus menegaskan, PASI Kudus juga telah menyiapkan program pembinaan lanjutan bagi atlet-atlet potensial yang terjaring dari ajang tersebut agar mampu berkembang hingga level yang lebih tinggi.
"Tugas kami adalah memastikan bakat-bakat yang terjaring dari ajang ini mendapatkan pembinaan lanjutan yang berkesinambungan dan terpusat, serta terus memberikan jam terbang kompetisi agar mental bertanding mereka matang sebelum terjun ke kejuaraan resmi daerah maupun nasional," imbuhnya.
![MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026 Perluas Jalur Pembinaan Atletik]()
Prestasi membanggakan kembali diraih MTsN 1 Kudus yang sukses mempertahankan gelar Juara Umum kategori KU 15. Sekolah tersebut mengoleksi tujuh medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Guru pendamping MTsN 1 Kudus, Dimas Maulana, mengaku bersyukur atas pencapaian para siswanya. Menurutnya, MilkLife Athletics Challenge menjadi wadah yang tepat untuk mengembangkan bakat atletik sekaligus membentuk karakter disiplin dan sportivitas.
"Perkembangan kualitas anak-anak dari seri ke seri sangat luar biasa. Kompetisi yang reguler seperti ini berhasil mengubah pandangan bahwa atletik itu menakutkan, menjadi sebuah petualangan yang menyenangkan bagi anak sekolah. Dampaknya, gairah mereka untuk berprestasi secara organik. Kami sangat optimistis Kudus sedang berproses melahirkan generasi atletik baru yang unggul dan siap mewakili Jawa Tengah di ajang tingkat provinsi seperti Porprov, bahkan hingga level nasional seperti Popnas. Kami juga berharap agar MilkLife Athletics Challenge tahun depan bisa digelar tingkat provinsi," ujarnya.
Firdaus menegaskan, PASI Kudus juga telah menyiapkan program pembinaan lanjutan bagi atlet-atlet potensial yang terjaring dari ajang tersebut agar mampu berkembang hingga level yang lebih tinggi.
"Tugas kami adalah memastikan bakat-bakat yang terjaring dari ajang ini mendapatkan pembinaan lanjutan yang berkesinambungan dan terpusat, serta terus memberikan jam terbang kompetisi agar mental bertanding mereka matang sebelum terjun ke kejuaraan resmi daerah maupun nasional," imbuhnya.
MTsN 1 Kudus Pertahankan Gelar Juara Umum KU 15

Prestasi membanggakan kembali diraih MTsN 1 Kudus yang sukses mempertahankan gelar Juara Umum kategori KU 15. Sekolah tersebut mengoleksi tujuh medali emas, tiga perak, dan dua perunggu.
Guru pendamping MTsN 1 Kudus, Dimas Maulana, mengaku bersyukur atas pencapaian para siswanya. Menurutnya, MilkLife Athletics Challenge menjadi wadah yang tepat untuk mengembangkan bakat atletik sekaligus membentuk karakter disiplin dan sportivitas.
Lihat Juga :