Dewan Eropa Tuding FIFA Buka Pintu Kecurangan

Senin, 20 Juli 2026 - 02:13 WIB
loading...
Dewan Eropa Tuding FIFA...
Sekretaris Jenderal Dewan Eropa, Alain Berset, menuding badan sepak bola dunia itu telah membuka
A A A
Menjelang berakhirnya Piala Dunia 2026 , FIFA menghadapi kritik tajam dari Dewan Eropa. Sekretaris Jenderal Dewan Eropa, Alain Berset, menuding badan sepak bola dunia itu telah membuka "pintu bagi kecurangan" dalam dunia taruhan olahraga dan membiarkan campur tangan politik mencederai integritas turnamen.

Dalam surat terbuka yang dirilis bertepatan dengan laga final, Berset mendesak FIFA segera membangun kerangka integritas baru sebelum Piala Dunia 2030 yang sebagian besar akan digelar di Eropa. Menurutnya, berbagai kontroversi sepanjang Piala Dunia 2026 telah memunculkan krisis kepercayaan terhadap tata kelola sepak bola dunia.

"Piala Dunia FIFA 2026 telah menimbulkan pertanyaan demi pertanyaan," tulis Berset dikutip dari Guardian, Senin (20/7/2026).

Baca Juga: Final Piala Dunia 2026: Ribuan Suporter Terjebak Antrean

Ia menyoroti sejumlah isu yang dinilai mencoreng turnamen, mulai dari penangguhan sanksi yang disebut dilakukan di bawah tekanan, otoritas wasit yang dipertanyakan, kasus pelecehan rasial terhadap pemain, hingga maraknya praktik taruhan yang kini tidak hanya mencakup hasil pertandingan, tetapi juga setiap detail kecil dalam laga. "Perayaan akan berakhir malam ini. Pertanyaan-pertanyaan tidak akan berakhir," tegasnya.

Kritik tersebut menjadi perhatian besar karena FIFA dan Dewan Eropa sebenarnya telah menjalin nota kesepahaman sejak 2018 untuk memperkuat kerja sama di bidang hak asasi manusia, integritas, dan tata kelola olahraga. Kritik terbuka dari Dewan Eropa terhadap FIFA merupakan sesuatu yang sangat jarang terjadi.

Soroti Kemitraan Taruhan FIFA


Berset juga mengkritik kerja sama FIFA dengan ADI Predictstreet yang pada April lalu ditunjuk sebagai mitra resmi pasar prediksi Piala Dunia 2026.

Menurutnya, perkembangan pasar taruhan kini memungkinkan orang bertaruh pada berbagai momen kecil dalam pertandingan, seperti jumlah operan, kartu, atau tendangan sudut, tanpa harus menebak hasil akhir laga.

"Taruhan kini bergeser dari hasil pertandingan ke momen-momen yang dapat diciptakan seorang pemain tanpa mengubah skor. Ini adalah pintu terbuka bagi penipuan, dan Piala Dunia ini telah membuka pintu itu lebih lebar," ujar Berset.

Baca Juga: Kisah Ghetto Kids: Dari Gang Sempit Kampala ke Panggung Piala Dunia dan Berduet dengan Shakira

Dalam suratnya, Berset juga menyinggung keputusan FIFA yang menunda sanksi terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Keputusan tersebut menjadi kontroversial setelah muncul laporan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino sebelum hukuman Balogun ditangguhkan.

"Ketika aturan dapat diubah di bawah tekanan, maka setiap hasil pertandingan akan selalu dipertanyakan," tulis Berset.

FIFA sebelumnya membantah adanya intervensi politik. Infantino menegaskan keputusan pencabutan sanksi Balogun sepenuhnya diambil oleh Komite Disiplin FIFA berdasarkan regulasi yang berlaku dan fakta-fakta dalam kasus tersebut.

Berset mengajak FIFA memulai dialog untuk memperkuat sistem integritas sepak bola sebelum Piala Dunia 2030. Ia mencontohkan peran Dewan Eropa dalam menyusun berbagai konvensi internasional mengenai keselamatan suporter, pemberantasan doping, hingga pencegahan pengaturan skor pertandingan.

Surat terbuka tersebut muncul hanya beberapa hari setelah 72 anggota parlemen Eropa mengirim surat kepada 27 federasi sepak bola anggota Uni Eropa. Mereka meminta penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran netralitas politik FIFA dalam kasus Balogun dan menilai organisasi itu berpotensi melanggar kode etiknya sendiri.

Di tengah derasnya kritik, posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA masih tergolong kuat. Pekan lalu terungkap bahwa lebih dari 200 asosiasi anggota FIFA telah menyatakan dukungan terhadap pencalonannya untuk masa jabatan keempat pada pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Special Bola
Igor Tolic Terus Matangkan...
Liga Indonesia
Igor Tolic Terus Matangkan Persiapan Jelang Persib vs Arema di Piala Presiden 2026
Live Malam Hari! Ini...
Bola Dunia
Live Malam Hari! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Legenda Klub Sarankan...
Liga Inggris
Legenda Klub Sarankan Arsenal Rekrut 3 Pemain Baru, Ini Bocorannya
Rekomendasi
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Garuda Akhiri Penantian Gelar Perdana
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved