Momen Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Rodri Disetop Trump Sebelum Selebrasi
Senin, 20 Juli 2026 - 06:04 WIB
loading...
Momen Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Rodri Disetop Trump Sebelum Selebrasi. Foto: FIFA
A
A
A
NEW JERSEY - Spanyol akhirnya kembali berdiri di puncak sepak bola dunia. Setelah menaklukkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) WIB, skuad La Furia Roja larut dalam selebrasi penuh emosi saat mengangkat trofi dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat. Kemenangan tersebut mengakhiri penantian 16 tahun Spanyol sejak terakhir kali menjadi juara dunia pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Usai peluit panjang dibunyikan, para pemain Spanyol langsung berkumpul di tengah lapangan. Mereka membawa sebuah replika jersey tim nasional yang kini memiliki dua bintang di atas lambang federasi, simbol keberhasilan menambah koleksi gelar Piala Dunia menjadi dua.
![Momen Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Rodri Disetop Trump Sebelum Selebrasi]()
Prosesi penyerahan trofi kemudian dimulai. Legenda Spanyol Sergio Ramos mendapat kehormatan membawa trofi Piala Dunia ke podium sebelum diserahkan kepada para juara. Kehadiran Ramos menjadi simbol penghubung antara generasi juara 2010 dan skuad yang kembali membawa Spanyol ke singgasana dunia pada 2026.
Momen paling dinanti terjadi ketika kapten tim Rodri menerima trofi Piala Dunia. Namun, sesaat sebelum mengangkatnya ke udara, ia sempat dihentikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang hadir dalam upacara penyerahan medali.
Trump terlihat berbincang singkat dengan gelandang Manchester City tersebut. Bahkan, menurut laporan di lokasi, Trump mengatakan kepada Rodri, "Kamu adalah pemain favorit saya", sebelum kembali mengajaknya berbicara beberapa saat.
Percakapan itu sempat membuat prosesi sedikit tertunda. Presiden FIFA Gianni Infantino bahkan tampak menunggu di samping podium hingga Rodri akhirnya kembali menuju rekan-rekannya untuk menyelesaikan seremoni.
Tak lama kemudian, Rodri mengangkat trofi Piala Dunia tinggi-tinggi ke udara. Ledakan confetti dan tembakan pita warna-warni langsung menghiasi langit MetLife Stadium, disambut sorak-sorai puluhan ribu penonton yang memadati stadion.
Trofi emas bergilir dari tangan ke tangan. Seluruh pemain mendapat kesempatan mengangkatnya sebelum diberikan kepada pelatih Luis de la Fuente yang sukses membawa Spanyol meraih gelar dunia keduanya. Setelah itu, seluruh staf pelatih turut naik ke podium untuk ikut merayakan keberhasilan tersebut.
Di antara para tamu kehormatan yang memberikan ucapan selamat tampak Raja Spanyol Felipe VI. Sang raja ikut berada dalam barisan pejabat yang menyambut para juara dan menyaksikan langsung momen bersejarah ketika negaranya kembali menjadi penguasa sepak bola dunia.
Keberhasilan ini menjadi penutup sempurna perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026. La Furia Roja mengalahkan Argentina lewat gol Ferran Torres setelah tampil dominan sepanjang laga dengan 68 persen penguasaan bola dan 20 tembakan, sementara Lionel Messi dan kolega gagal melepaskan satu pun tembakan selama waktu normal.
Gelar tersebut memastikan Spanyol meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sukses pertama pada 2010, sekaligus mengukuhkan tim asuhan Luis de la Fuente sebagai salah satu generasi terbaik yang pernah dimiliki sepak bola Spanyol.
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat. Kemenangan tersebut mengakhiri penantian 16 tahun Spanyol sejak terakhir kali menjadi juara dunia pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Usai peluit panjang dibunyikan, para pemain Spanyol langsung berkumpul di tengah lapangan. Mereka membawa sebuah replika jersey tim nasional yang kini memiliki dua bintang di atas lambang federasi, simbol keberhasilan menambah koleksi gelar Piala Dunia menjadi dua.

Prosesi penyerahan trofi kemudian dimulai. Legenda Spanyol Sergio Ramos mendapat kehormatan membawa trofi Piala Dunia ke podium sebelum diserahkan kepada para juara. Kehadiran Ramos menjadi simbol penghubung antara generasi juara 2010 dan skuad yang kembali membawa Spanyol ke singgasana dunia pada 2026.
Momen paling dinanti terjadi ketika kapten tim Rodri menerima trofi Piala Dunia. Namun, sesaat sebelum mengangkatnya ke udara, ia sempat dihentikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang hadir dalam upacara penyerahan medali.
Trump terlihat berbincang singkat dengan gelandang Manchester City tersebut. Bahkan, menurut laporan di lokasi, Trump mengatakan kepada Rodri, "Kamu adalah pemain favorit saya", sebelum kembali mengajaknya berbicara beberapa saat.
Donald Trump intentando ponerse al lado de la copa del Mundo para salir el primero en la foto.
— Gol De Oro (@GolDeOro) July 19, 2026
Se para delante de Rodri, a lo que éste le agarra amablemente la espalda para que se eche a un lado y deje de molestar.
HONOR. pic.twitter.com/AHbUtn6tEf
Percakapan itu sempat membuat prosesi sedikit tertunda. Presiden FIFA Gianni Infantino bahkan tampak menunggu di samping podium hingga Rodri akhirnya kembali menuju rekan-rekannya untuk menyelesaikan seremoni.
Tak lama kemudian, Rodri mengangkat trofi Piala Dunia tinggi-tinggi ke udara. Ledakan confetti dan tembakan pita warna-warni langsung menghiasi langit MetLife Stadium, disambut sorak-sorai puluhan ribu penonton yang memadati stadion.
Trofi emas bergilir dari tangan ke tangan. Seluruh pemain mendapat kesempatan mengangkatnya sebelum diberikan kepada pelatih Luis de la Fuente yang sukses membawa Spanyol meraih gelar dunia keduanya. Setelah itu, seluruh staf pelatih turut naik ke podium untuk ikut merayakan keberhasilan tersebut.
Di antara para tamu kehormatan yang memberikan ucapan selamat tampak Raja Spanyol Felipe VI. Sang raja ikut berada dalam barisan pejabat yang menyambut para juara dan menyaksikan langsung momen bersejarah ketika negaranya kembali menjadi penguasa sepak bola dunia.
Keberhasilan ini menjadi penutup sempurna perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026. La Furia Roja mengalahkan Argentina lewat gol Ferran Torres setelah tampil dominan sepanjang laga dengan 68 persen penguasaan bola dan 20 tembakan, sementara Lionel Messi dan kolega gagal melepaskan satu pun tembakan selama waktu normal.
Gelar tersebut memastikan Spanyol meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sukses pertama pada 2010, sekaligus mengukuhkan tim asuhan Luis de la Fuente sebagai salah satu generasi terbaik yang pernah dimiliki sepak bola Spanyol.
(sto)
Lihat Juga :