Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Kamis, 23 Juli 2026 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Klaveness menegaskan, FIFA harus mengakui bahwa proses pengambilan keputusan dalam kasus Balogun tidak berjalan sebagaimana mestinya.
"Pertama-tama, hal ini seharusnya tidak pernah terjadi. Sangat penting sekarang ada komunikasi yang jujur mengenai kasus ini. Kita semua tahu keputusan tersebut dipengaruhi oleh kekuatan dari luar dan tidak melalui proses yang semestinya. Pemimpin FIFA harus mengatakan bahwa ini adalah sebuah kesalahan," katanya.
Menurut Klaveness, campur tangan tokoh politik terhadap keputusan olahraga dapat menciptakan batas baru yang berbahaya.
"Jika Anda mulai menyesuaikan diri dengan keinginan para pemimpin negara dan politik, maka perilaku organisasi juga akan berubah. Garis batas mengenai sejauh mana pemimpin negara boleh ikut campur juga akan bergeser. Dan itu sudah terjadi."
Ia juga mengkritik proses pengambilan keputusan yang hanya melibatkan satu pihak, terutama ketika ada tekanan dari figur politik yang sangat berpengaruh.
"Ketika membuat keputusan yang kontroversial, apalagi ada suara eksternal yang sangat kuat memengaruhi, seharusnya lebih banyak pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan. Jika tidak, itu adalah sebuah kesalahan."
Klaveness memastikan persoalan ini akan dibawa ke rapat dewan Federasi Sepak Bola Norwegia sebelum diajukan sebagai pengaduan resmi kepada FIFA.
"Kasus ini sangat serius dan sangat mengkhawatirkan. Saya berharap ini bisa mendorong lebih banyak orang untuk berani menyampaikan persoalan seperti ini. Saya akan membawanya ke rapat dewan dan mendiskusikannya bersama anggota dewan. Bagi saya, kasus ini seharusnya masuk dalam ranah pengaduan etik."
"Pertama-tama, hal ini seharusnya tidak pernah terjadi. Sangat penting sekarang ada komunikasi yang jujur mengenai kasus ini. Kita semua tahu keputusan tersebut dipengaruhi oleh kekuatan dari luar dan tidak melalui proses yang semestinya. Pemimpin FIFA harus mengatakan bahwa ini adalah sebuah kesalahan," katanya.
Menurut Klaveness, campur tangan tokoh politik terhadap keputusan olahraga dapat menciptakan batas baru yang berbahaya.
"Jika Anda mulai menyesuaikan diri dengan keinginan para pemimpin negara dan politik, maka perilaku organisasi juga akan berubah. Garis batas mengenai sejauh mana pemimpin negara boleh ikut campur juga akan bergeser. Dan itu sudah terjadi."
Ia juga mengkritik proses pengambilan keputusan yang hanya melibatkan satu pihak, terutama ketika ada tekanan dari figur politik yang sangat berpengaruh.
"Ketika membuat keputusan yang kontroversial, apalagi ada suara eksternal yang sangat kuat memengaruhi, seharusnya lebih banyak pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan. Jika tidak, itu adalah sebuah kesalahan."
Klaveness memastikan persoalan ini akan dibawa ke rapat dewan Federasi Sepak Bola Norwegia sebelum diajukan sebagai pengaduan resmi kepada FIFA.
"Kasus ini sangat serius dan sangat mengkhawatirkan. Saya berharap ini bisa mendorong lebih banyak orang untuk berani menyampaikan persoalan seperti ini. Saya akan membawanya ke rapat dewan dan mendiskusikannya bersama anggota dewan. Bagi saya, kasus ini seharusnya masuk dalam ranah pengaduan etik."
Lihat Juga :