Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Kamis, 23 Juli 2026 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, persoalan tersebut tidak boleh diabaikan begitu saja.
"Mencoba menyapu masalah ini ke bawah karpet tidak akan berhasil. Terlalu banyak pelatih, pemain, dan suporter yang merasa keputusan ini sudah terlalu jauh."
Ironisnya, keputusan FIFA itu tidak mengubah nasib Amerika Serikat di turnamen. Meski Balogun diizinkan bermain, tuan rumah justru tersingkir setelah dihajar Belgia dengan skor telak 1-4 pada babak 16 besar.
Balogun sendiri mengakui keputusan tersebut justru memberikan tekanan tambahan bagi dirinya maupun rekan-rekan setim.
"Reaksi pertama saya tentu senang bisa kembali ke tim. Namun setelah saya merenungkannya, saya sadar keputusan ini akan memunculkan kontroversi besar."
"Saya bahkan bisa merasakan ada sedikit kegelisahan di antara rekan-rekan setim karena ini merupakan situasi yang sangat tidak biasa. Semakin dekat ke hari pertandingan, saya berusaha tetap fokus, tetapi itu sangat sulit. Terlalu banyak suara dari luar dan sulit untuk mengabaikannya."
Kontroversi kasus Balogun menjadi salah satu isu tata kelola paling besar sepanjang Piala Dunia 2026. Selain penyelidikan disiplin terhadap kericuhan seusai final, FIFA kini juga menghadapi sorotan terkait independensi pengambilan keputusan setelah muncul dugaan campur tangan politik dalam proses penegakan regulasi turnamen.
"Mencoba menyapu masalah ini ke bawah karpet tidak akan berhasil. Terlalu banyak pelatih, pemain, dan suporter yang merasa keputusan ini sudah terlalu jauh."
Ironisnya, keputusan FIFA itu tidak mengubah nasib Amerika Serikat di turnamen. Meski Balogun diizinkan bermain, tuan rumah justru tersingkir setelah dihajar Belgia dengan skor telak 1-4 pada babak 16 besar.
Balogun sendiri mengakui keputusan tersebut justru memberikan tekanan tambahan bagi dirinya maupun rekan-rekan setim.
"Reaksi pertama saya tentu senang bisa kembali ke tim. Namun setelah saya merenungkannya, saya sadar keputusan ini akan memunculkan kontroversi besar."
"Saya bahkan bisa merasakan ada sedikit kegelisahan di antara rekan-rekan setim karena ini merupakan situasi yang sangat tidak biasa. Semakin dekat ke hari pertandingan, saya berusaha tetap fokus, tetapi itu sangat sulit. Terlalu banyak suara dari luar dan sulit untuk mengabaikannya."
Kontroversi kasus Balogun menjadi salah satu isu tata kelola paling besar sepanjang Piala Dunia 2026. Selain penyelidikan disiplin terhadap kericuhan seusai final, FIFA kini juga menghadapi sorotan terkait independensi pengambilan keputusan setelah muncul dugaan campur tangan politik dalam proses penegakan regulasi turnamen.
(sto)
Lihat Juga :