Melempem di Italia Open, Nadal Gak Pede di Prancis Terbuka 2020
Kamis, 24 September 2020 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
“Saya ingin mengakhiri karier saya dengan 25 gelar, tapi itu adalah sesuatu yang mungkin tidak akan terjadi. Tapi, saya akan terus berjuang untuk memainkan pertandingan dan pada akhirnya, jika saya bermain bagus, saya akan memiliki peluang itu. Jadi, kita lihat saja nanti,” ujar Nadal.
Sepanjang kariernya, Nadal telah memenangkan 12 gelar Prancis Terbuka. Dalam 12 kesempatan itu, dia selalu memenangkan turnamen lapangan tanah liat sebelum menjadi juara di Grand Slam tersebut. Namun, situasi saat ini berbeda di mana dia gagal mengulangi pencapaian itu di Italia Terbuka. Jelas, ini akan menjadi tantangan baru berangkat ke Paris tanpa memiliki modal yang positif.
“Saya tahu bagaimana harus melakukannya. Saya akan tetap berlatih dengan sikap yang positif dan berusaha untuk memberi diri saya peluang untuk siap kembali,” ungkap Nadal. (Lihat videonya: Gelar Habib, Asal Muasal dan Sejarahnya di Indonesia)
Sementara itu, Djokovic yang baru memenangkan gelar ATP Masters 1000 ke-36 di Italia Terbuka, tetap memilih Nadal sebagai favorit merebut gelar Prancis Terbuka. Namun, dia juga tidak menampik memiliki peluang menjadi yang terbaik. Apalagi, petenis nomor satu dunia itu menilai Nadal masih bisa dikalahkan di tanah liat.
"Meskipun dia kalah minggu ini, saya masih berpikir banyak orang akan setuju, dia (Nadal) adalah favorit nomor satu dan rekor yang dia miliki di sana, sejarah hasil, Anda tidak bisa menempatkan siapa pun di depannya," ucap Djokovic. “Jelas Schwartzman menunjukkan bahwa Nadal bisa dikalahkan di lapangan tanah liat. Jadi meskipun dia favorit pertama, saya pikir ada pemain yang bisa menang melawan dia di sana," paparnya. (Raikhul Amar)
Sepanjang kariernya, Nadal telah memenangkan 12 gelar Prancis Terbuka. Dalam 12 kesempatan itu, dia selalu memenangkan turnamen lapangan tanah liat sebelum menjadi juara di Grand Slam tersebut. Namun, situasi saat ini berbeda di mana dia gagal mengulangi pencapaian itu di Italia Terbuka. Jelas, ini akan menjadi tantangan baru berangkat ke Paris tanpa memiliki modal yang positif.
“Saya tahu bagaimana harus melakukannya. Saya akan tetap berlatih dengan sikap yang positif dan berusaha untuk memberi diri saya peluang untuk siap kembali,” ungkap Nadal. (Lihat videonya: Gelar Habib, Asal Muasal dan Sejarahnya di Indonesia)
Sementara itu, Djokovic yang baru memenangkan gelar ATP Masters 1000 ke-36 di Italia Terbuka, tetap memilih Nadal sebagai favorit merebut gelar Prancis Terbuka. Namun, dia juga tidak menampik memiliki peluang menjadi yang terbaik. Apalagi, petenis nomor satu dunia itu menilai Nadal masih bisa dikalahkan di tanah liat.
"Meskipun dia kalah minggu ini, saya masih berpikir banyak orang akan setuju, dia (Nadal) adalah favorit nomor satu dan rekor yang dia miliki di sana, sejarah hasil, Anda tidak bisa menempatkan siapa pun di depannya," ucap Djokovic. “Jelas Schwartzman menunjukkan bahwa Nadal bisa dikalahkan di lapangan tanah liat. Jadi meskipun dia favorit pertama, saya pikir ada pemain yang bisa menang melawan dia di sana," paparnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :