Titah Messiah Membuat Pendukung Barcelona Lega
Kamis, 01 Oktober 2020 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Memiliki rasa hormat terhadap klub yang telah membesarkan namanya, Messi mengalah dengan tidak menggunakan opsi ke jalur pengadilan. Usut punya usut, niatan Messi untuk hengkang rupanya dilatarbelakangi berbagai alasan. Kegagalan Barca meraih gelar Liga Champions sejak 2015 disebut-sebut sangat mengecewakan Messi.
Hubungannya dengan Presiden Josep Maria Bartomeu hingga mantan Direktur Olahraga Eric Abidal sangat jelas bermasalah. Soal Bartomeu, beberapa waktu lalu, Messi pernah mengungkapkan keinginannya pergi dari Camp Nou, namun sang presiden selalu menghindar dan mengulur-ulur waktu.
Abidal? Messi tidak suka dengan caranya menyalahkan para pemain Barca yang dianggap berperan besar atas dipecatnya Ernesto Valverde, Januari lalu. Messi juga terang-terangan tidak menyukai metode kepelatihan Quique Setien yang dinilai tidak jelas, lemah, dan intensitas rendah.
Menurut Messi, Barca seharusnya bermain menyerang dengan kepemilikan bola dominan, sesuai dengan identitas permainan klub. Kritik Messi terbukti dengan kegagalan Barca meraih trofi musim lalu atau pertama kalinya dalam 12 tahun. (Baca juga: Pneumonia Butuh Penanganan Serius)
Konsekuensinya, Setien dipecat dan digantikan Ronald Koeman. Messi telah bertemu dengan Koeman pada 20 Agustus, tapi semuanya tidak berjalan baik karena tekadnya untuk hengkang telah bulat. Messi bahkan telah mengadakan komunikasi dengan Pelatih Manchester City (Man City) Pep Guardiola mengenai keinginannya hijrah. Keputusan Messi hengkang setelah mengetahui Koeman menghubungi dua sahabat dekatnya, Luis Suarez dan Arturo Vidal, dan memberi tahu keduanya tidak masuk rencananya.
Peluang Messi pergi sebenarnya masih terbuka lebar. Dengan kontraknya yang secara resmi berakhir pada bulan Juni, dia dapat bernegosiasi dengan klub lain mulai Januari mendatang. Tidak ada pertarungan hukum, tidak ada drama, setidaknya seperti yang disaksikan musim panas lalu.
Kalaupun bertahan hingga akhir musim, akankah presiden baru Barca yang terpilih Maret mendatang dapat meyakinkannya untuk bertahan? Sangat tergantung pada apa yang terjadi delapan bulan ke depan. Terlepas dari berbagai spekulasi masa depannya, Messi menegaskan komitmennya saat ini adalah Barca. (Baca juga: 83 Juta Warga India Kemungkinan Telah Terinfeksi Virus Covid-19)
Hubungannya dengan Presiden Josep Maria Bartomeu hingga mantan Direktur Olahraga Eric Abidal sangat jelas bermasalah. Soal Bartomeu, beberapa waktu lalu, Messi pernah mengungkapkan keinginannya pergi dari Camp Nou, namun sang presiden selalu menghindar dan mengulur-ulur waktu.
Abidal? Messi tidak suka dengan caranya menyalahkan para pemain Barca yang dianggap berperan besar atas dipecatnya Ernesto Valverde, Januari lalu. Messi juga terang-terangan tidak menyukai metode kepelatihan Quique Setien yang dinilai tidak jelas, lemah, dan intensitas rendah.
Menurut Messi, Barca seharusnya bermain menyerang dengan kepemilikan bola dominan, sesuai dengan identitas permainan klub. Kritik Messi terbukti dengan kegagalan Barca meraih trofi musim lalu atau pertama kalinya dalam 12 tahun. (Baca juga: Pneumonia Butuh Penanganan Serius)
Konsekuensinya, Setien dipecat dan digantikan Ronald Koeman. Messi telah bertemu dengan Koeman pada 20 Agustus, tapi semuanya tidak berjalan baik karena tekadnya untuk hengkang telah bulat. Messi bahkan telah mengadakan komunikasi dengan Pelatih Manchester City (Man City) Pep Guardiola mengenai keinginannya hijrah. Keputusan Messi hengkang setelah mengetahui Koeman menghubungi dua sahabat dekatnya, Luis Suarez dan Arturo Vidal, dan memberi tahu keduanya tidak masuk rencananya.
Peluang Messi pergi sebenarnya masih terbuka lebar. Dengan kontraknya yang secara resmi berakhir pada bulan Juni, dia dapat bernegosiasi dengan klub lain mulai Januari mendatang. Tidak ada pertarungan hukum, tidak ada drama, setidaknya seperti yang disaksikan musim panas lalu.
Kalaupun bertahan hingga akhir musim, akankah presiden baru Barca yang terpilih Maret mendatang dapat meyakinkannya untuk bertahan? Sangat tergantung pada apa yang terjadi delapan bulan ke depan. Terlepas dari berbagai spekulasi masa depannya, Messi menegaskan komitmennya saat ini adalah Barca. (Baca juga: 83 Juta Warga India Kemungkinan Telah Terinfeksi Virus Covid-19)
Lihat Juga :