Sisa Pertemuan Bielsa vs Guardiola, Sebuah Laga Liar, Bebas, dan Indah
Senin, 05 Oktober 2020 - 12:35 WIB
loading...
Ekpresi Pelatih Manchester City Pep Guardiola dan Arsitek Leeds United Marcelo Bielsa setelah pertandingandi Stadion Elland Road, Leeds, (4/10/2020) berakhir imbang 1-1. Foto/Reuters
A
A
A
LEEDS - Pertemuan guru dan murid antara Marcelo Bielsa dan Pep Guardiola akhirnya terjadi di Elland Road, Sabtu (3/10/2020). Adu kecerdikan dua pelatih hebat tersebut begitu terpancar saat Leeds United menahan 1-1 Manchester City (Man City) di pertandingan Liga Primer.
Guardiola yang menerapkan 4-3-3 memulai pertandingan dengan baik. The Citizens, membuka keunggulan melalui Raheem Sterling pada menit ke-17. Keberadaan Kevin de Bruyne, Phil Foden, dan Rodrigo Hernandes membuat Man City leluasa menyerang selama 30 menit awal. (Baca: Amalan yang Dapat Mempercepat Datangnya Rezeki)
Namun, Leeds tetap tenang. Strategi 4-5-1 racikan Bielsa perlahan mulai menguasai permainan dan terus menyerang Man City. Pertandingan berkembang menjadi jenis sepak bola yang liar, bebas, dan indah. Keputusan Bielsa memasukkan Mateusz Klich, Rodrigo Moreno dan Ian Poveda di babak kedua membuat Leeds semakin solid dalam bermain ofensif.
Hasilnya, Leeds menyamakan kedudukan melalui Moreno (59). Hasil imbang membuktikan bahwa kematangan dan pengalaman Bielsa mengungguli Guardiola. Tercatat, dari statistik, The Whites menguasai bola 52,5%, 82,4% akurasi umpan dan melepaskan tujuh tendangan on target.
Meski demikian, Bielsa tetap merendah. Pelatih Argentina tersebut mengatakan hasil imbang adalah hasil yang adil bagi kedua tim karena pertandingan berjalan sulit dan Leeds berada di bawah tekanan Man City, terutama awal dan jelang akhir pertandingan. (Baca juga: Masa Pendaftaran Beasiswa Unggulan Ditutup Hari Ini)
Guardiola yang menerapkan 4-3-3 memulai pertandingan dengan baik. The Citizens, membuka keunggulan melalui Raheem Sterling pada menit ke-17. Keberadaan Kevin de Bruyne, Phil Foden, dan Rodrigo Hernandes membuat Man City leluasa menyerang selama 30 menit awal. (Baca: Amalan yang Dapat Mempercepat Datangnya Rezeki)
Namun, Leeds tetap tenang. Strategi 4-5-1 racikan Bielsa perlahan mulai menguasai permainan dan terus menyerang Man City. Pertandingan berkembang menjadi jenis sepak bola yang liar, bebas, dan indah. Keputusan Bielsa memasukkan Mateusz Klich, Rodrigo Moreno dan Ian Poveda di babak kedua membuat Leeds semakin solid dalam bermain ofensif.
Hasilnya, Leeds menyamakan kedudukan melalui Moreno (59). Hasil imbang membuktikan bahwa kematangan dan pengalaman Bielsa mengungguli Guardiola. Tercatat, dari statistik, The Whites menguasai bola 52,5%, 82,4% akurasi umpan dan melepaskan tujuh tendangan on target.
Meski demikian, Bielsa tetap merendah. Pelatih Argentina tersebut mengatakan hasil imbang adalah hasil yang adil bagi kedua tim karena pertandingan berjalan sulit dan Leeds berada di bawah tekanan Man City, terutama awal dan jelang akhir pertandingan. (Baca juga: Masa Pendaftaran Beasiswa Unggulan Ditutup Hari Ini)
Lihat Juga :