Antisipasi Balapan Basah di Le Mans
Rabu, 07 Oktober 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
“Ini bukan sesuatu yang sangat kami senangi, tetapi jika kami harus menghadapinya, kami akan berusaha merekam data sebanyak mungkin dan menjadi sekompetitif sebaik mungkin. Di luar itu, tidak banyak yang bisa dikatakan. Selalu ada balapan ketat di Le Mans dan seharusnya tidak berbeda pada tahun ini,” ucap Poncharal.
Pada balapan basah terakhir yng berlangsung di Valencia 2018, rider Ducati Andrea Dovizioso berhasil menjadi juara. Sedangkan posisi kedua direbut rider Suzuki Alex Rins, dan Pol Espargaro dari KTM melengkapi podium ketiga.
Kini, para pembalap yang memimpin klasemen sementara MotoGP 2020, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) dan Joan Mir (Suzuki) belum berkompetisi di kelas utama pada waktu itu. Dan ini akan menjadi balapan basah pertamanya di MotoGP. Begitu juga dengan Oliveira, Brad Binder, Francesco Bagnaia, Alex Marquez dan Lecuona.
Meski begitu, Poncharal tetap optimistis dua pembalapnya bisa melakukan yang terbaik di balapan nanti. Apalagi, dia berharap timnya dapat bangkit setelah mendapatkan hasil buruk di Catalunya, khususnya Oliveira, yang sempat juara di GP Styria. Dia pun harus merosot di posisi sembilan klasemen pembalap sementara MotoGP 2020 dan terpaut 49 poin dari Quartararo di posisi puncak. (Lihat videonya: Pasal Kontroversial UU Cipta Kerja Dianggap Merugikan Buruh)
“Kami telah kehilangan kontak dengan pemimpin klasemen setelah gagal finis di Catalunya, tetapi kami masih ingin melawan, untuk mencetak beberapa poin penting agar memiliki kesempatan untuk tetap berada di dalam peringkat 8 teratas dan terus bekerja. baik dengan para mekanik KTM untuk lebih mengembangkan RC16,” ucap Poncharal. (Raikhul Amar)
Pada balapan basah terakhir yng berlangsung di Valencia 2018, rider Ducati Andrea Dovizioso berhasil menjadi juara. Sedangkan posisi kedua direbut rider Suzuki Alex Rins, dan Pol Espargaro dari KTM melengkapi podium ketiga.
Kini, para pembalap yang memimpin klasemen sementara MotoGP 2020, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) dan Joan Mir (Suzuki) belum berkompetisi di kelas utama pada waktu itu. Dan ini akan menjadi balapan basah pertamanya di MotoGP. Begitu juga dengan Oliveira, Brad Binder, Francesco Bagnaia, Alex Marquez dan Lecuona.
Meski begitu, Poncharal tetap optimistis dua pembalapnya bisa melakukan yang terbaik di balapan nanti. Apalagi, dia berharap timnya dapat bangkit setelah mendapatkan hasil buruk di Catalunya, khususnya Oliveira, yang sempat juara di GP Styria. Dia pun harus merosot di posisi sembilan klasemen pembalap sementara MotoGP 2020 dan terpaut 49 poin dari Quartararo di posisi puncak. (Lihat videonya: Pasal Kontroversial UU Cipta Kerja Dianggap Merugikan Buruh)
“Kami telah kehilangan kontak dengan pemimpin klasemen setelah gagal finis di Catalunya, tetapi kami masih ingin melawan, untuk mencetak beberapa poin penting agar memiliki kesempatan untuk tetap berada di dalam peringkat 8 teratas dan terus bekerja. baik dengan para mekanik KTM untuk lebih mengembangkan RC16,” ucap Poncharal. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :