Opsi Melimpah Les Bleus di Nation League
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Kehadiran Camavinga membuat Pelatih Didier Deschamps terkesan. Meski mengakui khawatir dengan ekspektasi tinggi publik, Deschamps mengungkapkan dengan kemampuan yang dimilikinya sangat sulit untuk tidak membawa Camavinga ke skuad Prancis.
“Sangat sulit mengeluarkan Camavinga dari tim mengingat bagaimana dia bermain. Dia masih sangat muda dengan keterampilan besar dan bakat hebat. Saya sudah memilihnya bulan lalu. Saya pikir dia cukup bagus dan itulah mengapa dia bermain. Dia perlu menunjukkan keahliannya di lapangan, meski kami juga tidak boleh membebaninya terlalu banyak,” ungkap Deschamps, dilansir as.com.
Gemilangnya kinerja lini depan plus tiga kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir membuat Prancis begitu percaya diri mengarungi dua pertandingan Grup A3 saat menjamu Portugal di Stade de France, Senin (12/10), dan Kroasia, Kamis (15/10/2020). (Baca juga: Belajar Harus Tetap Menyenangkan)
Khusus melawan Portugal, Deschamps bakal menurunkan komposisi terbaik. Kembalinya Pogba membuat persaingan di lini tengah kian sengit. Giroud dan Anthony Martial bakal diandalkan di depan. Hugo Lloris bekal menjaga mistar gawang.
Kekuatan utama sangat diperlukan Les Bleus mengingat Portugal adalah lawan kuat. Dari dua pertemuan terakhir di ajang kompetitif, keduanya sama-sama mengoleksi satu kemenangan. Saat ini, Prancis dan Portugal juga mengumpulkan enam poin di klasemen sementara Grup A3.
Di sisi Portugal, tim berjuluk A Selecao das Quinas tersebut datang dengan membawa dua kemenangan dan satu imbang dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk saat ditahan tanpa gol oleh Spanyol pada laga uji coba, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Erdogan Konfirmasi Telah Kerahkan Tentara Turki ke Qatar)
Pelatih Fernando Santos mengakui jika performa timnya tidak terlalu bagus saat melawan Spanyol. Terbukti, mereka memberikan banyak ruang bagi lawan dan tidak terorganisasi. Karena itu, Santos mengatakan Cristiano Ronaldo (CR7) dkk harus menunjukkan kualitas terbaik jika ingin mengalahkan Prancis.
“Saya berharap melawan Prancis , tim lebih banyak kerja sama. Kami akan berhasil mengoreksi hal-hal tertentu dan menunjukkan seperti apa kekuatan Portugal yang sebenarnya, Kami adalah juara bertahan Piala Eropa dan juara Nations League musim lalu,“ ujar Santo.
“Sangat sulit mengeluarkan Camavinga dari tim mengingat bagaimana dia bermain. Dia masih sangat muda dengan keterampilan besar dan bakat hebat. Saya sudah memilihnya bulan lalu. Saya pikir dia cukup bagus dan itulah mengapa dia bermain. Dia perlu menunjukkan keahliannya di lapangan, meski kami juga tidak boleh membebaninya terlalu banyak,” ungkap Deschamps, dilansir as.com.
Gemilangnya kinerja lini depan plus tiga kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir membuat Prancis begitu percaya diri mengarungi dua pertandingan Grup A3 saat menjamu Portugal di Stade de France, Senin (12/10), dan Kroasia, Kamis (15/10/2020). (Baca juga: Belajar Harus Tetap Menyenangkan)
Khusus melawan Portugal, Deschamps bakal menurunkan komposisi terbaik. Kembalinya Pogba membuat persaingan di lini tengah kian sengit. Giroud dan Anthony Martial bakal diandalkan di depan. Hugo Lloris bekal menjaga mistar gawang.
Kekuatan utama sangat diperlukan Les Bleus mengingat Portugal adalah lawan kuat. Dari dua pertemuan terakhir di ajang kompetitif, keduanya sama-sama mengoleksi satu kemenangan. Saat ini, Prancis dan Portugal juga mengumpulkan enam poin di klasemen sementara Grup A3.
Di sisi Portugal, tim berjuluk A Selecao das Quinas tersebut datang dengan membawa dua kemenangan dan satu imbang dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk saat ditahan tanpa gol oleh Spanyol pada laga uji coba, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Erdogan Konfirmasi Telah Kerahkan Tentara Turki ke Qatar)
Pelatih Fernando Santos mengakui jika performa timnya tidak terlalu bagus saat melawan Spanyol. Terbukti, mereka memberikan banyak ruang bagi lawan dan tidak terorganisasi. Karena itu, Santos mengatakan Cristiano Ronaldo (CR7) dkk harus menunjukkan kualitas terbaik jika ingin mengalahkan Prancis.
“Saya berharap melawan Prancis , tim lebih banyak kerja sama. Kami akan berhasil mengoreksi hal-hal tertentu dan menunjukkan seperti apa kekuatan Portugal yang sebenarnya, Kami adalah juara bertahan Piala Eropa dan juara Nations League musim lalu,“ ujar Santo.
Lihat Juga :