Hamilton Enggan Dibandingkan dengan Schumi
Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, pembalap berusia 35 tahun ini berjanji jika kelak sudah pensiun tak akan berprilaku seperti Stewart. Hamilton tak akan menawarkan apa pun kepada para pembalap muda selain dorongan semangat untuk terus berprestasi. (Baca juga: Sulap Kecubung Jadi Obat Bius, Siswa MAN I Juarai Ajang Internasional)
"Saya janjikan hal itu. Saya tak akan merendahkan pembalap yang sukses dan terus sukses. Saya pikir tanggung jawab dari seorang pembalap tua adalah memberikan sinar cahaya untuk menerangi dan melambungkan semangat mereka," ungkap Hamilton.
Kembali pada catatan rekornya, Hamilton juga semakin berpeluang untuk bisa menyamakan catatan lain dari Schumi, yaitu menjadi juara dunia F1 sebanyak tujuh kali. Saat ini, dia tengah memimpin klasemen sementara pembalap dengan 230 poin. Catatan itu unggul 69 angka dari rekan setimnya Valtteri Bottas di posisi kedua.
Sementara itu, Bottas justru mengaku butuh keajaiban jika ingin menghentikan Hamilton dalam perburuan gelar juara dunia F1 2020. Meski berat, pembalap asal Finlandia ini ternyata belum mau menyatakan menyerah dari persaingan tersebut. (Baca juga: Kenali Bahaya Virus Rotavirus yang Bisa Mematikan)
Bottas sendiri baru saja mendapatkan hasil buruk pada Grand Prix (GP) Eifel, akhir pekan lalu. Sebenarnya, dia berpeluang untuk merebut kemenangan ketiganya pada musim ini. Apalagi, mampu mengawal balapan dari pole position. Sayang, pembalap berusia 31 tahun itu terpaksa mundur pada lap ke-19 setelah mobilnya mengalami gangguan listrik.
"Saya janjikan hal itu. Saya tak akan merendahkan pembalap yang sukses dan terus sukses. Saya pikir tanggung jawab dari seorang pembalap tua adalah memberikan sinar cahaya untuk menerangi dan melambungkan semangat mereka," ungkap Hamilton.
Kembali pada catatan rekornya, Hamilton juga semakin berpeluang untuk bisa menyamakan catatan lain dari Schumi, yaitu menjadi juara dunia F1 sebanyak tujuh kali. Saat ini, dia tengah memimpin klasemen sementara pembalap dengan 230 poin. Catatan itu unggul 69 angka dari rekan setimnya Valtteri Bottas di posisi kedua.
Sementara itu, Bottas justru mengaku butuh keajaiban jika ingin menghentikan Hamilton dalam perburuan gelar juara dunia F1 2020. Meski berat, pembalap asal Finlandia ini ternyata belum mau menyatakan menyerah dari persaingan tersebut. (Baca juga: Kenali Bahaya Virus Rotavirus yang Bisa Mematikan)
Bottas sendiri baru saja mendapatkan hasil buruk pada Grand Prix (GP) Eifel, akhir pekan lalu. Sebenarnya, dia berpeluang untuk merebut kemenangan ketiganya pada musim ini. Apalagi, mampu mengawal balapan dari pole position. Sayang, pembalap berusia 31 tahun itu terpaksa mundur pada lap ke-19 setelah mobilnya mengalami gangguan listrik.
Lihat Juga :