Medvedev Optimis Bangkit di St Petersburg
Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Meski tidak ada petenis elit dunia seperti Rafael Nadal, Novak Djokovic, dan Dominic Thiem, turnamen ini dinilai tetap akan menarik. Pasalnya, Medvedev akan bersaing dengan beberapa bintang tenis berperingkat 20 besar dunia, seperti Denis Shapovalov (Kanada), semifinal AS Terbuka, Andrey Rublev (Rusia), dan pengoleksi tiga gelar Grand Slam, Stanislav Wawrinka. (Baca juga: Sulap Kecubung Jadi Obat Bius, Siswa MAN I Gresik Juarai Ajang Internasional)
Meski menjadi favorit peraih gelar juara, Medvedev mengakui tetap sulit untuk bisa mewujudkan itu. Sebab, dia memiliki undian yang tidak mudah dengan diawali menghadapi mantan petenis berperingkat tujuh dunia Richard Gasquet, yang kembali ke St. Petersburg sejak 11 tahun lalu. Ketika itu, petenis asa Prancis itu tersingkir di putaran pertama dari Marat Safin.
"Saya mendapat hasil yang sulit, tetapi terkadang lebih baik memulai turnamen dengan lawan yang tangguh,” kata Medvedev. “Saya harus menunjukkan permainan terbaik saya di turnamen ini sejak awal. Bagaimanapun, saya selalu memiliki sikap filosofis terhadap undian. Saya tidak bisa mengubah hasilnya, jadi saya hanya mempersiapkan lawan saya berikutnya," lanjutnya.
Medvedev, pengoleksi tujuh gelar ATP ini, akan mencoba untuk merebut kemenangan pertamanya melawan Gasquet. Namun, dia harus waspada mengingat rekor pertemuannya tidak sering terjadi di Montpellier 2018 lalu. Ketika itu, dia kalah cukup telak dengan dua set langsung 0-6, 3-6. Meski begitu, dia tetap optimistis bisa membalaskan kekalahannya di pertandingan nanti. (Baca juga: Kenali Bahaya Virus Rotavirus yang Bisa Mematikan)
“Saya sudah mempersiapkan dengan berlatih sebanyak mungkin. Bagi saya, dua atau tiga hari tampaknya sudah cukup untuk siap memainkan turnamen ketika Anda beralih dari tanah liat ke keras, jadi saya merasa sudah siap. Anda akan melihat selama pertandingan, tetapi saya merasa sangat siap 100 persen," ungkap Medvedev.
Meski menjadi favorit peraih gelar juara, Medvedev mengakui tetap sulit untuk bisa mewujudkan itu. Sebab, dia memiliki undian yang tidak mudah dengan diawali menghadapi mantan petenis berperingkat tujuh dunia Richard Gasquet, yang kembali ke St. Petersburg sejak 11 tahun lalu. Ketika itu, petenis asa Prancis itu tersingkir di putaran pertama dari Marat Safin.
"Saya mendapat hasil yang sulit, tetapi terkadang lebih baik memulai turnamen dengan lawan yang tangguh,” kata Medvedev. “Saya harus menunjukkan permainan terbaik saya di turnamen ini sejak awal. Bagaimanapun, saya selalu memiliki sikap filosofis terhadap undian. Saya tidak bisa mengubah hasilnya, jadi saya hanya mempersiapkan lawan saya berikutnya," lanjutnya.
Medvedev, pengoleksi tujuh gelar ATP ini, akan mencoba untuk merebut kemenangan pertamanya melawan Gasquet. Namun, dia harus waspada mengingat rekor pertemuannya tidak sering terjadi di Montpellier 2018 lalu. Ketika itu, dia kalah cukup telak dengan dua set langsung 0-6, 3-6. Meski begitu, dia tetap optimistis bisa membalaskan kekalahannya di pertandingan nanti. (Baca juga: Kenali Bahaya Virus Rotavirus yang Bisa Mematikan)
“Saya sudah mempersiapkan dengan berlatih sebanyak mungkin. Bagi saya, dua atau tiga hari tampaknya sudah cukup untuk siap memainkan turnamen ketika Anda beralih dari tanah liat ke keras, jadi saya merasa sudah siap. Anda akan melihat selama pertandingan, tetapi saya merasa sangat siap 100 persen," ungkap Medvedev.
Lihat Juga :