Positif Covid, Sam Querrey Kabur Pakai Jet Pribadi Saat Diisolasi
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Ketakutan itu membuat Querrey nekat menyewa jet pribadi agar keluarganya segera pergi dan melintasi perbatasan Rusia di luar jangkauan otoritas kesehatan negara tersebut. (Baca juga: Pendidikan Guru Penggerak Diikuti 2.800 Guru)
Querrey dan keluarga duduk di bagian paling belakang pesawat untuk memastikan mereka menjaga jarak sejauh mungkin dari pilot. Mereka pergi ke negara Eropa terdekat yang tak memiliki aturan ketat serta tak memerlukan hasil tes corona untuk masuk ke negara tersebut.
Saat ini mereka diketahui tengah diisolasi di sebuah hotel. Namun kejadian ini membuat pihak ATP merasa geram dan menyebut tindakan Querrey sebagai sebuah pelanggaran serius terhadap aturan protokol kesehatan yang berlaku.
Akibatnya ATP menanggapi masalah ini dengan serius dan melakukan karena kejadian ini bisa berdampak besar pada turnamen selanjutnya. “Ini merupakan pelanggaran serius terhadap protokol kesehatan dan membahayakan penyelenggaraan turnamen selanjutnya dan berdampak pada sisa tur pada musim ini,” tulis pernyataan ATP seperti dilansir fosxport. (Baca juga: Jaga Kesehatan Mata, Batasi Anak Main Gadget)
Menurut aturan ATP, jika petenis melakukan pelanggaran besar mengenai protokol yang bisa berdampak pada turnamen, pelanggar akan didenda hingga USD100.000 (Rp1,4 miliar) atau mendapatkan hukuman dilarang bertanding hingga tiga tahun. Padahal Querrey masih memiliki jadwal turnamen yang akan diikutinya di sisa musim ini, termasuk tampil di Paris Master, 31 Oktober–8 November mendatang.
Querrey dan keluarga duduk di bagian paling belakang pesawat untuk memastikan mereka menjaga jarak sejauh mungkin dari pilot. Mereka pergi ke negara Eropa terdekat yang tak memiliki aturan ketat serta tak memerlukan hasil tes corona untuk masuk ke negara tersebut.
Saat ini mereka diketahui tengah diisolasi di sebuah hotel. Namun kejadian ini membuat pihak ATP merasa geram dan menyebut tindakan Querrey sebagai sebuah pelanggaran serius terhadap aturan protokol kesehatan yang berlaku.
Akibatnya ATP menanggapi masalah ini dengan serius dan melakukan karena kejadian ini bisa berdampak besar pada turnamen selanjutnya. “Ini merupakan pelanggaran serius terhadap protokol kesehatan dan membahayakan penyelenggaraan turnamen selanjutnya dan berdampak pada sisa tur pada musim ini,” tulis pernyataan ATP seperti dilansir fosxport. (Baca juga: Jaga Kesehatan Mata, Batasi Anak Main Gadget)
Menurut aturan ATP, jika petenis melakukan pelanggaran besar mengenai protokol yang bisa berdampak pada turnamen, pelanggar akan didenda hingga USD100.000 (Rp1,4 miliar) atau mendapatkan hukuman dilarang bertanding hingga tiga tahun. Padahal Querrey masih memiliki jadwal turnamen yang akan diikutinya di sisa musim ini, termasuk tampil di Paris Master, 31 Oktober–8 November mendatang.
Lihat Juga :