Juventus Harus Berani Ambil Resiko agar Dapat Pengalaman

loading...
Juventus Harus Berani Ambil Resiko agar Dapat Pengalaman
Andrea Pirlo menyatakan siap mengambil resiko agar Juventus mendapat pelajaran setelah ditahan Crotone 1-1 pada lanjutan Serie A musim 2020/2021. Foto: reuters
TURIN - Andrea Pirlo menyatakan siap mengambil resiko agar Juventus mendapat pelajaran setelah ditahan Crotone 1-1 pada lanjutan Serie A musim 2020/2021. Itu diperlukan agar La Vecchia Signora tidak terus tertinggal dari rival.

(Baca Juga: Hasil Pertandingan dan Klasemen Serie A, Sabtu-Minggu (17-8/10))

Untuk kedua kalinya pada musim ini Juventus gagal meraih poin penuh di kompetisi domestik. Imbasnya, Si Nyonya Tua tidak beranjak dari posisi empat klasemen sementara dengan delapan poin hasil dua menang dan dua imbang.

Ini cukup mengejutkan mengingat sebelum laga dimulai tuan rumah berstatus juru kunci karena terus kalah dari tiga laga di Serie A. Apalagi, pada laga di Stadio Ezio Scida, Minggu (18/10/20) itu, tim tamu tertinggal akibat penalti Simeon Nwankwo (12) sebelum disamakan Alvaro Morata (21).



Banyak yang menilai gagalnya Juventus meraih kemenangan karena tidak menurunkan kekuatan terbaik. Cristiano Ronaldo absen karena terpapar virus Corona. Sedangkan Paulo Dybala, walau jadi cadangan, tidak dimainkan karena baru pulang dari tugas negara.

Sialnya lagi, Juventus juga harus kehilangan Federico Chiesa pada menit ke-60 akibat kartu merah langsung saat bentrok Crotone. Meski demikian, Pirlo tidak menganggap itu sebagai alasan. Dia menyatakan kini berani ambil resiko agar pasukannya bisa berkembang.

“Sialnya, kami harus bermain dengan 10 pemain selama dua laga terakhir karena kecerobohan. Kami tergolong tim muda yang masih perlu dibenahi lagi. Masalahnya, tidak banyak waktu yang tersedia karena banyaknya laga internasional,” ucap Pirlo, dilansir skysport.



“Kami membangun tim dengan kualitas tinggi. Tapi, ini masih dalam proses pengerjaan dan membutuhkan waktu. Para pemain akan belajar dari kesalahan. Namun, perlu diingat pula bahwa itu berarti harus mengambil sedikit resiko pada awal pertandingan musim ini,” lanjutnya.

(Baca Juga: Guardiola Cetak 500 Kemenangan sebagai Pelatih)

Pirlo mengakui masih banyak kesalahan yang dilakukan pasukannya selama bertanding melawan Crotone. Tapi, itu karena sejumlah pemain muda yang dilibatkan masih kurang pengalaman. Dia meyebut blunder yang dilakukan merupakan bagian dari pembelajaran.

“Kami melakukan sejumlah kesalahan ketika menentukan kapan untuk menekan. Hal seperti ini biasa terjadi saat mesin baru dipanaskan. Kami hanya menghabiskan setengah jam untuk membahas taktik mobilitas. Jadi, kami akan berkembang. Ini akan menjadi tugas berat. Tapi, saya yakin kami pada akhirnya akan merebut posisi pertama,” pungkasnya.
(mirz)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top