Gelar Keempat Rublev Imbangi Torehan Prestasi Djokovic
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Sekarang, Rublev akan menempati peringkat 10 dunia. Bahkan, dia juga berkesempatan mendapatkan satu tempat tampil untuk pertama kalinya di ATP Finals 2020 di London, 15-22 November mendatang. Apalagi, masih ada dua tiket tersisa dari delapan petenis yang akan tampil di turnamen penutup musim tersebut.
Saat ini, Rublev berada di posisi kedelapan atau tempat terakhir untuk mendapatkan tiket ke London. Namun, dia hanya unggul 249 poin dari Diego Schwartzman (Argentina) yang berada di belakangnya. Meski tidak berhasil lolos, Rublev mengakui ini menjadi musim terbaiknya selama berkarier sejak turun sebagai petenis profesional pada 2014. (Baca juga: Wawancara Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dilakukan Daring)
“Saya memiliki peluang bagus untuk lolos (ATP Finals), tapi masih belum 100%. Tahun ini, saya tidak menyangka akan memiliki peluang, tapi pada akhirnya tidak ada yang akan berubah untuk saya. Bahkan, jika tidak berhasil, bagaimanapun, musim ini sangat bagus,” katanya.
Selain itu, Rublev mengakui permainannya bisa meningkat karena sangat termotivasi oleh Nadal yang beberapa waktu lalu memenangkan Prancis Terbuka ke-13 dalam kariernya. Dia mengaku tidak bisa membayangkan ada petenis lain mampu mendapatkan gelar Grand Slam pada satu turnamen sebanyak itu. Pencapaian itu yang dijadikan sebagai motivasinya untuk bisa berkembang lebih baik ke depannya.
Petenis berusia 23 tahun ini terkesima dengan daya fokus dan kedisiplinan Nadal. Demi memenangkan Prancis Terbuka musim ini, petenis asal Spanyol itu harus menghadapi banyak rintangan. Mulai kondisi cuaca yang tidak menguntungkannya sampai melawan Djokovic yang memiliki catatan mengesankan 37-1 pada musim 2020 di laga final. Meski begitu, Nadal masih bisa menjadi juara tanpa kehilangan satu set pun.
Saat ini, Rublev berada di posisi kedelapan atau tempat terakhir untuk mendapatkan tiket ke London. Namun, dia hanya unggul 249 poin dari Diego Schwartzman (Argentina) yang berada di belakangnya. Meski tidak berhasil lolos, Rublev mengakui ini menjadi musim terbaiknya selama berkarier sejak turun sebagai petenis profesional pada 2014. (Baca juga: Wawancara Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dilakukan Daring)
“Saya memiliki peluang bagus untuk lolos (ATP Finals), tapi masih belum 100%. Tahun ini, saya tidak menyangka akan memiliki peluang, tapi pada akhirnya tidak ada yang akan berubah untuk saya. Bahkan, jika tidak berhasil, bagaimanapun, musim ini sangat bagus,” katanya.
Selain itu, Rublev mengakui permainannya bisa meningkat karena sangat termotivasi oleh Nadal yang beberapa waktu lalu memenangkan Prancis Terbuka ke-13 dalam kariernya. Dia mengaku tidak bisa membayangkan ada petenis lain mampu mendapatkan gelar Grand Slam pada satu turnamen sebanyak itu. Pencapaian itu yang dijadikan sebagai motivasinya untuk bisa berkembang lebih baik ke depannya.
Petenis berusia 23 tahun ini terkesima dengan daya fokus dan kedisiplinan Nadal. Demi memenangkan Prancis Terbuka musim ini, petenis asal Spanyol itu harus menghadapi banyak rintangan. Mulai kondisi cuaca yang tidak menguntungkannya sampai melawan Djokovic yang memiliki catatan mengesankan 37-1 pada musim 2020 di laga final. Meski begitu, Nadal masih bisa menjadi juara tanpa kehilangan satu set pun.
Lihat Juga :