Kelana Mahessa, Amunisi Baru Timnas Indonesia U-19
Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:53 WIB
loading...
Pelatih Shin Tae-yong kembali memanggil pemain keturunan dalam skuad Timnas Indonesia U-19, salah satunya Kelana Noah Mahesa yang berdarah Jerman. Foto: pssi.org
A
A
A
ZAGREB - Pelatih Shin Tae-yong kembali memanggil pemain keturunan dalam skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 . Setelah mengajak Jack brown dan Elkan Baggott, kini giliran Kelana Noah Mahesa dan Luah Fynn Jeremy Mahesa diundang untuk mengikuti pemusatan latihan di Kroasia.
(Baca Juga: Shin Tae-yong Ajak Pemain Keturunan Jerman Gabung TC Timnas U-19 )
Kakak-beradik berdarah Jerman-Indonesia itu sudah mengikuti latihan mulai Senin (19/10). Namun, sampai saat ini belum banyak yang mengenal siapa Kelana Noah dan Luah Fynn, serta dimana keduanya selama ini bermain.
Hanya saja, diantara dua bersaudara itu, Kelana Noah lebih dikenal ketimbang adiknya. Gelandang bertahan berusia 19 tahun itu merupakan personel Bonner SC yang merupakan klub dari Regionalliga West atau kompetisi Divisi IV di Jerman.
Kelana Noah sempat jadi pemberitaan saat menjalani latihan bersama salah satu klub Liga 1, Persela Lamongan, pada pertengahan 2019. Pemuda kelahiran Koln, 30 Juni 2001, itu juga konon sudah punya KTP Indonesia, seperti ayahnya yang asli kelahiran Sukabumi.
Pemain bersosok 182 cm itu mengawali kiprahnya mulai 1 Juli 2017 atau saat masih berusia 16 tahun bersama tim akademi FC Koln. Kelana Noah kemudian bergabung dengan FC Viktoria Koln U-17 pada tahun yang sama.
Namun, dia hanya tampil 12 kali bersama Viktoria Koln U-17 dengan total selama 314 menit pada musim 2017/2018. Selanjutnya Kelana Noah merapat ke Bonner SC U-19 pada 1 Juli 2018. Dan, menurut statistik, dia tidak pernah dimainkan di klub barunya.
(Baca Juga: Shin Tae-yong Ajak Pemain Keturunan Jerman Gabung TC Timnas U-19 )
Kakak-beradik berdarah Jerman-Indonesia itu sudah mengikuti latihan mulai Senin (19/10). Namun, sampai saat ini belum banyak yang mengenal siapa Kelana Noah dan Luah Fynn, serta dimana keduanya selama ini bermain.
Hanya saja, diantara dua bersaudara itu, Kelana Noah lebih dikenal ketimbang adiknya. Gelandang bertahan berusia 19 tahun itu merupakan personel Bonner SC yang merupakan klub dari Regionalliga West atau kompetisi Divisi IV di Jerman.
Kelana Noah sempat jadi pemberitaan saat menjalani latihan bersama salah satu klub Liga 1, Persela Lamongan, pada pertengahan 2019. Pemuda kelahiran Koln, 30 Juni 2001, itu juga konon sudah punya KTP Indonesia, seperti ayahnya yang asli kelahiran Sukabumi.
Pemain bersosok 182 cm itu mengawali kiprahnya mulai 1 Juli 2017 atau saat masih berusia 16 tahun bersama tim akademi FC Koln. Kelana Noah kemudian bergabung dengan FC Viktoria Koln U-17 pada tahun yang sama.
Namun, dia hanya tampil 12 kali bersama Viktoria Koln U-17 dengan total selama 314 menit pada musim 2017/2018. Selanjutnya Kelana Noah merapat ke Bonner SC U-19 pada 1 Juli 2018. Dan, menurut statistik, dia tidak pernah dimainkan di klub barunya.
Lihat Juga :