Bukan Mental, Ini Kata Guardiola Man City Gagal Terus di Liga Champions
Selasa, 20 Oktober 2020 - 22:45 WIB
loading...
Pelatih Pep Guardiola tidak percaya kegagalan berulang Manchester City di Liga Champions akibat problem mental/dok. SINDOnews
A
A
A
MANCHESTER - Pelatih Pep Guardiola tidak percaya kegagalan berulang Manchester City di Liga Champions akibat problem mental. Ada aspek lain sebagia penyebabnya, dan Guardiola bertanggung jawab atas kekalahan mengejutkan musim lalu dari Olympique Lyon .
Man City tidak pernah melaju melewati perempat final Liga Champions selama masa jabatan Guardiola. Man City terakhir mencapai semifinal di bawah Manuel Pellegrini pada 2016. (Baca juga: Hadapi Sevilla, Chelsea Fokus ke Pertahanan ).
The Citizens - julukan Man City- mencoba pencarian lain untuk kejayaan Eropa pada Rabu (21/10/2020) waktu lokal atau Kamis (22/10/2020) dini hari WIB dengan pertandingan kandang melawan Porto pada penyisihan Grup C Liga Champions 2020/2021 di Stadion Etihad.
Man City melihat impian mereka mengangkat trofi Liga Champions secara tak terduga dihancurkan Lyon lewat kekalahan 1-3 di Lisabon pada Agustus 2020. Guardiola masih menanggung luka psikologis dari peristiwa di Estadio Jose Alvalade tersebut. (Baca juga: Pelatih Shakhtar Beruntung Real Madrid Tak Lagi Punya Ronaldo ).
"Itu adalah momen yang sulit. Saya merasa sangat bertanggung jawab," kata Guardiola dalam konferensi pers, Selasa (20/10/2020).
Man City tidak pernah melaju melewati perempat final Liga Champions selama masa jabatan Guardiola. Man City terakhir mencapai semifinal di bawah Manuel Pellegrini pada 2016. (Baca juga: Hadapi Sevilla, Chelsea Fokus ke Pertahanan ).
The Citizens - julukan Man City- mencoba pencarian lain untuk kejayaan Eropa pada Rabu (21/10/2020) waktu lokal atau Kamis (22/10/2020) dini hari WIB dengan pertandingan kandang melawan Porto pada penyisihan Grup C Liga Champions 2020/2021 di Stadion Etihad.
Man City melihat impian mereka mengangkat trofi Liga Champions secara tak terduga dihancurkan Lyon lewat kekalahan 1-3 di Lisabon pada Agustus 2020. Guardiola masih menanggung luka psikologis dari peristiwa di Estadio Jose Alvalade tersebut. (Baca juga: Pelatih Shakhtar Beruntung Real Madrid Tak Lagi Punya Ronaldo ).
"Itu adalah momen yang sulit. Saya merasa sangat bertanggung jawab," kata Guardiola dalam konferensi pers, Selasa (20/10/2020).
Lihat Juga :