Tenis Punya Grand Slam, Balap Sepeda Ada Grand Tour
Rabu, 21 Oktober 2020 - 06:00 WIB
loading...
Primoz Roglic, juara etape pertama Vuelta a Espana. FOTO: eurosport
A
A
A
JAKARTA - Seri lomba balap sepeda akbar (Grand Tour) 2020 akhirnya terselenggara seluruhnya. Menyusul keberhasilan penyelenggaraan Tour de France (TdF) dan Giro d’Italia (Giro), Selasa (20/10) giliran bendera start Vuelta a Espana (Vuelta) dikibaskan. 218 pembalap yang tergabung dalam 22 tim berpartisipasi mengikuti lomba yang terdiri dari 18 etape. Balapan akan berakhir tanggal 8 November di Alto de la Covatilla.
Etape pertama dimenangi pembalap dari tim Jumbo-Visma, Primoz Roglic. Jarak 173 km yang didominasi tanjakan dari Irun ke Eibar dilahapnya dalam 4 jam 22 menit 24 detik. Pembalap Slovenia pun berhak mengenakan jersi merah, simbol pemimpin kualifikasi umum.
Roglic, sang juara bertahan, sangat berambisi memenangi lagi Vuelta tahun ini demi mengobati kekecewaannya di Tour de France (29 Agustus-20 September). Gelar juara sirna setelah menguasai jersi kuning hingga memasuki etape terakhir. Di etape penutupan ia harus mengakui keunggulan kolega senegaranya, Tadej Pogacar yang mencatat waktu tercepat di nomor individual time trial.
Seperti TdF dan Giro, Vuelta juga nyaris batal digelar akibat wabah Covid-19. Sedianya ajang ini digelar 14 Agustus-6 September. Vuelta seri ke 75 akhirnya mendapat izin UCI (organisasi balap sepeda internasional) setelah panitia lokal bersedia memberlakukan protokol kesehatan serta memangkas jumlah etape dari 18 menjadi 15.
Sebagai rangkaian Grand Tour, sejumlah pembalap kondang berpartisipasi di lomba ini. Ada Chris Froome (juara TdF 2013, 2015, 2016, 2017), Tom Dumoulin (juara Giro 2017), jago tuan rumah Alejandro Valverde (juara dunia 2018 dan Vuelta 2009) dan si juara anyar TdF Tadej Pogacar.
Etape pertama dimenangi pembalap dari tim Jumbo-Visma, Primoz Roglic. Jarak 173 km yang didominasi tanjakan dari Irun ke Eibar dilahapnya dalam 4 jam 22 menit 24 detik. Pembalap Slovenia pun berhak mengenakan jersi merah, simbol pemimpin kualifikasi umum.
Roglic, sang juara bertahan, sangat berambisi memenangi lagi Vuelta tahun ini demi mengobati kekecewaannya di Tour de France (29 Agustus-20 September). Gelar juara sirna setelah menguasai jersi kuning hingga memasuki etape terakhir. Di etape penutupan ia harus mengakui keunggulan kolega senegaranya, Tadej Pogacar yang mencatat waktu tercepat di nomor individual time trial.
Seperti TdF dan Giro, Vuelta juga nyaris batal digelar akibat wabah Covid-19. Sedianya ajang ini digelar 14 Agustus-6 September. Vuelta seri ke 75 akhirnya mendapat izin UCI (organisasi balap sepeda internasional) setelah panitia lokal bersedia memberlakukan protokol kesehatan serta memangkas jumlah etape dari 18 menjadi 15.
Sebagai rangkaian Grand Tour, sejumlah pembalap kondang berpartisipasi di lomba ini. Ada Chris Froome (juara TdF 2013, 2015, 2016, 2017), Tom Dumoulin (juara Giro 2017), jago tuan rumah Alejandro Valverde (juara dunia 2018 dan Vuelta 2009) dan si juara anyar TdF Tadej Pogacar.
Lihat Juga :