Tenis Punya Grand Slam, Balap Sepeda Ada Grand Tour
Rabu, 21 Oktober 2020 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Senasib dengan Vuelta, TdF dan Giro juga mengalami penundaan waktu penyelenggaraan. Semula TdF edisi ke 107 akan digelar mulai 27 Juni silam. Lantaran pandemi, lomba balap sepeda paling berat itu diundur ke 29 Agustus-20 September. Lomba yang mengambil titik start di Nice berakhir di Champs Elyse’es. Total 176 pembalap dari 22 tim berpartisipasi di ajang yang terdiri dari 21 etape (3.484,2 km).
Pemimpin kualifikasi umum TdF ditandai dengan jersi kuning (maillot jaune). Hadiah uang yang disediakan panitia TdF adalah 500.000 Euro, atau sekitar Rp 8,75 miliar. Setiap pebalap yang memenangi tiap etape mendapatkan 11.000 Eruro atau sekitar Rp 192,5 juta. Sedangkan pebalap yang memakai kaos kuning, yaitu yang tertinggi memperoleh poin, setiap harinya mendapat hadiah 500 Euro atau sekitar Rp 8,75 juta/hari.
baca juga: https://sports.sindonews.com/read/172528/51/tak-sekedar-juara-pogacar-ukir-sejarah-di-tour-de-france-2020-1600751388
Ada pun Giro semestinya diselenggarakan pada 9-31 Mei. Tapi pada balapan yang tahun ini memasuki tahun ke 102 diundur ke tanggal 3-25 Oktober. Lomba berjarak 3,497.9 km tahun untuk sementara dikuasai pembalap Portugal João Almeida. Tergabung dalam tim Deceuninck–Quick-Step pembalap 22 tahun itu sudah mengenakan jersi berwarna pink sejak etape 3.
Seperti kandidat kuat pemenagng Giro 2020 Joao Almeida, juara TdF Pogacar juga berusia 22 tahun. Lantas siapa bakal muncul sebagai pemenang Vuelta? Tampaknya Roglic tak akan membiarkan Pogacar untuk kembali mempermalukannya.
Pemimpin kualifikasi umum TdF ditandai dengan jersi kuning (maillot jaune). Hadiah uang yang disediakan panitia TdF adalah 500.000 Euro, atau sekitar Rp 8,75 miliar. Setiap pebalap yang memenangi tiap etape mendapatkan 11.000 Eruro atau sekitar Rp 192,5 juta. Sedangkan pebalap yang memakai kaos kuning, yaitu yang tertinggi memperoleh poin, setiap harinya mendapat hadiah 500 Euro atau sekitar Rp 8,75 juta/hari.
baca juga: https://sports.sindonews.com/read/172528/51/tak-sekedar-juara-pogacar-ukir-sejarah-di-tour-de-france-2020-1600751388
Ada pun Giro semestinya diselenggarakan pada 9-31 Mei. Tapi pada balapan yang tahun ini memasuki tahun ke 102 diundur ke tanggal 3-25 Oktober. Lomba berjarak 3,497.9 km tahun untuk sementara dikuasai pembalap Portugal João Almeida. Tergabung dalam tim Deceuninck–Quick-Step pembalap 22 tahun itu sudah mengenakan jersi berwarna pink sejak etape 3.
Seperti kandidat kuat pemenagng Giro 2020 Joao Almeida, juara TdF Pogacar juga berusia 22 tahun. Lantas siapa bakal muncul sebagai pemenang Vuelta? Tampaknya Roglic tak akan membiarkan Pogacar untuk kembali mempermalukannya.
Lihat Juga :