Eksperimen Shin Tae-yong, Datangkan Dua Wajah Baru di Timnas U-19
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:35 WIB
loading...
Luah Fynn Jeremy Mahesa (kiri) dan Kelana Noah Mahesa (kanan). Foto/PSSI
A
A
A
JAKARTA - Bongkar-pasang 30 pemain seleksi tim nasional Indonesia U-19 tidak membuat Pelatih Shin Tae-yong berhenti bereksperimen. Terbukti, dua wajah baru, Kelana Noah Mahesa dan Luah Fynn Jeremy Mahesa, kembali didatangkan ke pemusatan latihan di Kota Split, Kroasia.
Kedatangan dua pemain kakak-beradik ini menambah daftar pemain keturunan berdarah Indonesia dalam skuad Garuda Muda. Sebelumnya, sudah ada Elkan Baggot yang berposisi bek tengah dan Jack Brown pada posisi penyerang. (Baca: Pentingnya Mengajarkan Anak Menjaga Lisan)
Kelana dan Luah yang saat ini memperkuat tim Jerman Bonner SC, sebelumnya diketahui pernah mengikuti trial di Persela Lamongan pada 2019 lalu, bermain di posisi gelandang. Bahkan, pada laga kontra Hadjuk Split kemarin, Kelana yang baru berusia 18 langsung menjadi starter.
“Ada sejumlah pemain keturunan yang saya ingin lihat langsung kemampuannya, tapi baru dua pemain ini yang bisa ke Kroasia. Saya ingin melihat langsung kualitas mereka,” kata Tae-yong, dilansir laman PSSI, kemarin.
Pernyataan ini seolah mengindikasikan jika pelatih asal Korea Selatan itu masih kurang puas dengan komposisi 30 pemain yang mengikuti seleksi. Apalagi, sebelumnya dia menyebut belum memiliki skuad inti untuk dibawa ke Piala AFC U-19 maupun Piala Dunia U-20 yang menjadi target utama Garuda Muda.
Sejauh ini, Tae-yong baru menyebut dua nama yang sudah mendapatkan slot dalam tim inti timnas U-19, yakni Witan Sulaeman yang bermain untuk tim asal Serbia Radnik Surdulica dan Elkan yang membela tim asal Inggris Ipswich Town.
Selebihnya, pemain tersisa masih berpotensi dicoret dari skuad seiring dengan makin mepetnya jadwal persiapan timnas. Kedatangan Kelana dan Luah memperketat persaingan sektor lini tengah timnas yang sebelumnya sudah dihuni nama-nama familier seperti Brylian Aldama, David Maulana, Beckham Putra, Khairul Imam Dzakiri, dan Mochammad Supriadi. (Baca juga: Dunia Pendidikan Indonesia Belum Memiliki Peta Jalan yang Jelas)
Kedatangan dua pemain kakak-beradik ini menambah daftar pemain keturunan berdarah Indonesia dalam skuad Garuda Muda. Sebelumnya, sudah ada Elkan Baggot yang berposisi bek tengah dan Jack Brown pada posisi penyerang. (Baca: Pentingnya Mengajarkan Anak Menjaga Lisan)
Kelana dan Luah yang saat ini memperkuat tim Jerman Bonner SC, sebelumnya diketahui pernah mengikuti trial di Persela Lamongan pada 2019 lalu, bermain di posisi gelandang. Bahkan, pada laga kontra Hadjuk Split kemarin, Kelana yang baru berusia 18 langsung menjadi starter.
“Ada sejumlah pemain keturunan yang saya ingin lihat langsung kemampuannya, tapi baru dua pemain ini yang bisa ke Kroasia. Saya ingin melihat langsung kualitas mereka,” kata Tae-yong, dilansir laman PSSI, kemarin.
Pernyataan ini seolah mengindikasikan jika pelatih asal Korea Selatan itu masih kurang puas dengan komposisi 30 pemain yang mengikuti seleksi. Apalagi, sebelumnya dia menyebut belum memiliki skuad inti untuk dibawa ke Piala AFC U-19 maupun Piala Dunia U-20 yang menjadi target utama Garuda Muda.
Sejauh ini, Tae-yong baru menyebut dua nama yang sudah mendapatkan slot dalam tim inti timnas U-19, yakni Witan Sulaeman yang bermain untuk tim asal Serbia Radnik Surdulica dan Elkan yang membela tim asal Inggris Ipswich Town.
Selebihnya, pemain tersisa masih berpotensi dicoret dari skuad seiring dengan makin mepetnya jadwal persiapan timnas. Kedatangan Kelana dan Luah memperketat persaingan sektor lini tengah timnas yang sebelumnya sudah dihuni nama-nama familier seperti Brylian Aldama, David Maulana, Beckham Putra, Khairul Imam Dzakiri, dan Mochammad Supriadi. (Baca juga: Dunia Pendidikan Indonesia Belum Memiliki Peta Jalan yang Jelas)
Lihat Juga :