Eksperimen Shin Tae-yong, Datangkan Dua Wajah Baru di Timnas U-19
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Dalam 10 laga terakhir selama menjalani pemusatan latihan di Kroasia, nama-nama tersebut silih berganti mengisi starting eleven timnas U-19. Tae-yong kerap melakukan rotasi terutama di lapangan tengah seperti saat dua kali melawan Makedonia Utara.
Hasilnya, dalam 11 laga, Garuda Muda berhasil mengamankan empat kemenangan dan sekali imbang. Tren positif ini dicatatkan dalam lima laga terakhir termasuk pertandingan melawan Hajduk Split U-19, kemarin.
Dalam laga tersebut, timnas U-19 menang besar dengan skor telak 4-0 yang disumbangkan Bagas Kaffa (19), Pratama Arhan (48-pen), Beckham Putra (53-pen), dan Jack Brown yang memulai dari bangku cadangan menutup pesta gol Indonesia pada menit ke-78.
Meski menunjukkan tren positif, bukan berarti Tae-yong puas. Secara mental memang dinilai sudah berkembang, tapi dia menyoroti kecerdasan pemainnya dalam menganalisis pertandingan.
Menurutnya, pemainnya masih memiliki kelemahan dalam membaca permainan. Akibatnya, mereka kesulitan membuka ruang di area pertahanan lawan. Seperti dalam laga kedua kontra Makedonia Utara. Akibatnya, sektor penyerangan tidak mampu mencetak gol. (Baca juga: Liburan Aman dan Nyaman di Masa Pandemi)
Masalah lain yang selalu menjadi sorotan Tae-yong adalah fisik pemainnya yang dinilai belum maksimal. Menurut dia, power Garuda Muda masih harus digenjot untuk bisa bermain sepanjang 90 menit pertandingan.
Deret kelemahan tersebut diduga menjadi alasan Tae-yong masih mencari pemain untuk membentuk tim yang bisa kompetitif di laga internasional. Terutama Piala Dunia U-20 yang menjadi beban paling berat bagi pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Hasilnya, dalam 11 laga, Garuda Muda berhasil mengamankan empat kemenangan dan sekali imbang. Tren positif ini dicatatkan dalam lima laga terakhir termasuk pertandingan melawan Hajduk Split U-19, kemarin.
Dalam laga tersebut, timnas U-19 menang besar dengan skor telak 4-0 yang disumbangkan Bagas Kaffa (19), Pratama Arhan (48-pen), Beckham Putra (53-pen), dan Jack Brown yang memulai dari bangku cadangan menutup pesta gol Indonesia pada menit ke-78.
Meski menunjukkan tren positif, bukan berarti Tae-yong puas. Secara mental memang dinilai sudah berkembang, tapi dia menyoroti kecerdasan pemainnya dalam menganalisis pertandingan.
Menurutnya, pemainnya masih memiliki kelemahan dalam membaca permainan. Akibatnya, mereka kesulitan membuka ruang di area pertahanan lawan. Seperti dalam laga kedua kontra Makedonia Utara. Akibatnya, sektor penyerangan tidak mampu mencetak gol. (Baca juga: Liburan Aman dan Nyaman di Masa Pandemi)
Masalah lain yang selalu menjadi sorotan Tae-yong adalah fisik pemainnya yang dinilai belum maksimal. Menurut dia, power Garuda Muda masih harus digenjot untuk bisa bermain sepanjang 90 menit pertandingan.
Deret kelemahan tersebut diduga menjadi alasan Tae-yong masih mencari pemain untuk membentuk tim yang bisa kompetitif di laga internasional. Terutama Piala Dunia U-20 yang menjadi beban paling berat bagi pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Lihat Juga :