Mayweather Kecam WBC, WBA, IBF, WBO Keruk Untung dari Sabuk Juara

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 08:54 WIB
loading...
Mayweather Kecam WBC,...
Mayweather Kecam WBC, WBA, IBF, WBO Keruk Untung dari Sabuk Juara/FB Floyd Mayweather
A A A
LAS VEGAS - Legenda tinju Floyd Mayweather Jr. mengecam IBF, WBA, WBC, WBO karena terlalu banyak memberi sabuk juara untuk mengeruk keuntungan dari petinju. Mayweather, yang mempromosikan acara bayar-per-tayang Gervonta Davis-Leo Santa Cruz, menuduh badan tinju dunia pemberi gelar menciptakan lebih dari empat juara di kelas yang sama hanya untuk mengambil lebih banyak bayaran dari para petinju yang bersaing di super dan juara sementara.

Promotor Gervonta Davis itu memohon kepada badan pemerintahan dan sesama promotor yang disebutkan di atas untuk bersatu guna menghentikan praktik yang membingungkan penggemar tinju saat ini dan menonaktifkan mereka yang hanya sekadar tertarik pada olahraga tersebut.

’’Saya ingin mengatakan ini sekarang tentang olahraga tinju, dan saya ingin semua orang di rumah mendengar saya ketika saya mengatakan ini – sabuk juara, saya lelah dan [ketika] saya di rumah - dan ini berlaku untuk perusahaan mana pun,”Kata Mayweather selama latihan terbuka Davis di Las Vegas, yang disiarkan langsung di saluran YouTube Showtime Sports. ’’Saya tidak peduli apakah itu Top Rank, jika Golden Boy [Promotion], jika Mayweather Promotion, atau PBC - terlalu banyak juara dalam olahraga tinju saat ini. Terlalu banyak juara. Ini bukanlah juara super, tidak sama sekali. Dan saya tidak mengambil apa pun dari seorang petarung. Terlalu banyak sabuk,’’jelasnya.

Baca Juga: Gaethje Buang Sabuk Juaranya: Khabib Tantangan Saya Sesungguhnya

’’Dan alasan mengapa terlalu [banyak sabuk], izinkan saya memberi tahu orang-orang apa yang terjadi dalam olahraga tinju, mengapa ada begitu banyak gelar berbeda dan begitu banyak sabuk berbeda. Orang tidak tahu Anda harus membayar, untuk setiap sabuk yang Anda menangkan, ada biaya. Jadi sekarang, jika seorang petinju memenangkan sabuk sementara, dia harus membayar biaya. Jika seorang petarung hanya memiliki sabuk biasa, dia harus membayar biaya izin. Kemudian, jika seorang petinju adalah juara super, maka dia harus membayar biaya resmi. Ini tidak bagus untuk olahraga tinju. Sekarang, saat seorang petarung bertarung, setiap petarung adalah juara sekarang. Sabuk sekarang seperti petarung yang memenangkan piala amatir. Semua orang adalah juara. Setiap orang memiliki sabuk,"paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jazza Dickens Pertahankan...
Jazza Dickens Pertahankan Gelar WBA, Hadapi Anthony Cacace di Dublin
Mayweather Panaskan...
Mayweather Panaskan Tahun 2026: Tantang Zambidis di Athena, Pacquiao Lawan Berikutnya
WBC Restui Perebutan...
WBC Restui Perebutan Gelar Kelas Berat Oleksandr Usyk vs Rico Verhoeven Digelar di Mesir
Duel Veteran Floyd Mayweather...
Duel Veteran Floyd Mayweather vs Manny Pacquiao Digelar Tahun Ini, Apa Masih Laku?
Danielle Perkins Kejutkan...
Danielle Perkins Kejutkan Jagat Tinju, Juara Dunia WBA di Usia 43 Tahun
Ryan Garcia Rebut Gelar...
Ryan Garcia Rebut Gelar Dunia usai Robohkan Mario Barrios dalam Hitungan Detik
Petinju yang Pernah...
Petinju yang Pernah Mengalahkan Floyd Mayweather Jr di Ring Tinju
Petinju Terkaya Floyd...
Petinju Terkaya Floyd Mayweather Jr Ngaku Punya 100 Mobil
Floyd Mayweather Menjadi...
Floyd Mayweather Menjadi Petinju Kelas Bulu Terkaya di Dunia
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo vs Luka Modric!
Ambisi Witan Sulaeman...
Liga Indonesia
Ambisi Witan Sulaeman Persembahkan Gelar Juara Super League untuk HUT Ke-500 Jakarta
Sentuhan John Herdman...
Liga Indonesia
Sentuhan John Herdman di Timnas Indonesia Jadi Modal Rayhan Hannan Unjuk Gigi Bersama Persija Jakarta
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Berita Terkini
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo Dihantui...
Cristiano Ronaldo Dihantui Kutukan Gol di Fase Gugur Piala Dunia
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved