Setelah Bukukan Sejarah, Hamilton Ingin Bertahan di Mercedes
Selasa, 27 Oktober 2020 - 03:03 WIB
loading...
Kontrak Lewis Hamilton di Mercedes berakhir pada akhir tahun ini/Foto/AlJazeera
A
A
A
LONDON - Kontrak Lewis Hamilton di Mercedes berakhir pada akhir tahun ini. Namun, masa depan pembalap asal Inggris itu masih tanda tanya di tim tersebut lantaran belum duduk bersama dan membahas detail kesepakatan baru.
Bos Mercedes Toto Wolff dengan bercanda mengatakan pihaknya harus menjual pabrik untuk mempertahankan Hamilton setelah mencatatkan namanya dalam buku sejarah sebagai pemilik rekor kemenangan terbanyak.
Hamilton melampaui rekor kemenangan Michael Schumacher dengan meraih gelar ke-92 saat menjadi yang tercepat di Grand Prix Portugal pada Minggu (25/10/2020). (Baca juga: Sejarah! Hamilton Lampaui Rekor Schumacher di GP Portugal ).
Hamilton paham tidak ada tim lain yang bisa memberikan apa yang diinginkannya, dan tidak ada tim lain yang akan merasa seperti keluarga seperti yang dilakukan Mercedes.
“Saya tidak berpikir saya sedang berada di puncak. Saya pasti berada di area yang bagus, tetapi saya masih ingin terus balapan. Saya tidak tahu berapa lama lagi," ujar pembalap berusia 35 tahun itu kepada televisi Sky Sports. (Baca juga: Ayah Dieksekusi Penembak Jitu, Steward Formula One Mundur ).
“Ini adalah periode waktu di mana saya harus perlahan-lahan memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan. Yang bisa saya katakan adalah saya berencana untuk berada di sini tahun depan."
Kedua belah pihak tampaknya ingin tetap bersama. Baik Mercedes dan Hamilton ingin mencetak lebih banyak rekor dalam olahraga yang mereka dominasi sejak dimulainya era hibrida turbo V6 pada tahun 2014. (Baca juga: Maverick Vinales Nyerah Kejar Raihan Poin Joan Mir ).
Bos Mercedes Toto Wolff dengan bercanda mengatakan pihaknya harus menjual pabrik untuk mempertahankan Hamilton setelah mencatatkan namanya dalam buku sejarah sebagai pemilik rekor kemenangan terbanyak.
Hamilton melampaui rekor kemenangan Michael Schumacher dengan meraih gelar ke-92 saat menjadi yang tercepat di Grand Prix Portugal pada Minggu (25/10/2020). (Baca juga: Sejarah! Hamilton Lampaui Rekor Schumacher di GP Portugal ).
Hamilton paham tidak ada tim lain yang bisa memberikan apa yang diinginkannya, dan tidak ada tim lain yang akan merasa seperti keluarga seperti yang dilakukan Mercedes.
“Saya tidak berpikir saya sedang berada di puncak. Saya pasti berada di area yang bagus, tetapi saya masih ingin terus balapan. Saya tidak tahu berapa lama lagi," ujar pembalap berusia 35 tahun itu kepada televisi Sky Sports. (Baca juga: Ayah Dieksekusi Penembak Jitu, Steward Formula One Mundur ).
“Ini adalah periode waktu di mana saya harus perlahan-lahan memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan. Yang bisa saya katakan adalah saya berencana untuk berada di sini tahun depan."
Kedua belah pihak tampaknya ingin tetap bersama. Baik Mercedes dan Hamilton ingin mencetak lebih banyak rekor dalam olahraga yang mereka dominasi sejak dimulainya era hibrida turbo V6 pada tahun 2014. (Baca juga: Maverick Vinales Nyerah Kejar Raihan Poin Joan Mir ).
Lihat Juga :