Para Kiper Penyandang Nomor Punggung Keramat di La Liga
Kamis, 29 Oktober 2020 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya klub besar LaLiga Santander yang memiliki talenta dengan nomor punggung 1. Sergio Asenjo di Villarreal dan Rui Silva di Granada sudah mencatatkan 100 penyelamatan gawang pada musim 2019/20. Sementara itu, Unai Simón telah bermain dengan baik bagi Athletic Club hingga dipanggil oleh Luis Enrique dalam dua pertandingan terakhir Tim Nasional Spanyol.
Sepuluh legenda LaLiga yang mengenakan No.1
![Para Kiper Penyandang Nomor Punggung Keramat di La Liga]()
Hampir semua kiper terbaik dalam sejarah LaLiga menggunakan No.1 di punggungnya pada suatu masa dalam karirnya. Beberapa pemain lebih memilih alternatif lain seperti No.13 dan Ricardo Zamora, yang mungkin menjadi kiper terbaik LaLiga sepanjang masa, dan yang namanya digunakan untuk Trofi Zamora , menyelesaikan karirnya sebelum nomor punggung diperkenalkan oleh LaLiga pada tahun 1947. Namun, mayoritas kiper terbaik dalam sepak bola Spanyol telah mengenakan No.1 dengan bangga.
![Para Kiper Penyandang Nomor Punggung Keramat di La Liga]()
No.1 milik Real Madrid menjadi salah satu yang paling prestitus di liga dan telah dikenakan oleh beberapa legenda seperti Paco Buyo dan Iker Casillas. Dua kiper asal Spanyol itu telah memainkan lebih dari 1.000 pertandingan di kasta teratas, di mana Buyo berada di posisi kelima dalam daftar penampilan sepanjang masa LaLiga Santander dengan 542 penampilan, dan Casillas berada di posisi ketujuh dengan 510 penampilan.
Pemimpin dalam daftar penampilan liga adalah Andoni Zubizarreta, yang telah memainkan 622 pertandingan kasta tertinggi selama berkarir dengan Athletic Club, Barcelona, dan Valencia. Ia dikenang oleh setiap klub yang ia bela, terutama Athletic Club di mana ia menjadi kiper dalam tim juara liga beruntun pada tahun 1980-an dan di Barcelona saat ia menjadi kiper bagi Dream Team asuhan Johan Cruyff saat Barça akhirnya menjuarai Piala Eropa perdana di tahun 1992.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Trofi Zamora merupakan penghargaan yang diberikan kepada kiper dengan catatan kebobolan paling sedikit dalam semusim dan beberapa dari 10 legenda tersebut telah memenangkan penghargaan tersebut beberapa kali. Victor Valdés telah memenangkan lima penghargaan saat bersama Barcelona, sementara itu, Santiago Cañizares mendapatkannya empat kali untuk penampilannya bersama Celta Vigo dan Valencia.
![Para Kiper Penyandang Nomor Punggung Keramat di La Liga]()
Ikon penting lainnya yang pernah mengenakan No.1 selama karirnya di LaLiga adalah Miguel Reina, ayah dari Pepe Reina dan seorang kiper hebat, Thomas N’Kono, yang telah dinominasikan sebagai salah satu dari 10 kiper terbaik sepanjang masa oleh France Football, dan Monchi, yang menghabiskan seluruh karir sebagai pemain di Sevilla sebelum akhirnya menjadi legenda klub sebagai direktur olahraga.
Sepuluh legenda LaLiga yang mengenakan No.1

Hampir semua kiper terbaik dalam sejarah LaLiga menggunakan No.1 di punggungnya pada suatu masa dalam karirnya. Beberapa pemain lebih memilih alternatif lain seperti No.13 dan Ricardo Zamora, yang mungkin menjadi kiper terbaik LaLiga sepanjang masa, dan yang namanya digunakan untuk Trofi Zamora , menyelesaikan karirnya sebelum nomor punggung diperkenalkan oleh LaLiga pada tahun 1947. Namun, mayoritas kiper terbaik dalam sepak bola Spanyol telah mengenakan No.1 dengan bangga.

No.1 milik Real Madrid menjadi salah satu yang paling prestitus di liga dan telah dikenakan oleh beberapa legenda seperti Paco Buyo dan Iker Casillas. Dua kiper asal Spanyol itu telah memainkan lebih dari 1.000 pertandingan di kasta teratas, di mana Buyo berada di posisi kelima dalam daftar penampilan sepanjang masa LaLiga Santander dengan 542 penampilan, dan Casillas berada di posisi ketujuh dengan 510 penampilan.
Pemimpin dalam daftar penampilan liga adalah Andoni Zubizarreta, yang telah memainkan 622 pertandingan kasta tertinggi selama berkarir dengan Athletic Club, Barcelona, dan Valencia. Ia dikenang oleh setiap klub yang ia bela, terutama Athletic Club di mana ia menjadi kiper dalam tim juara liga beruntun pada tahun 1980-an dan di Barcelona saat ia menjadi kiper bagi Dream Team asuhan Johan Cruyff saat Barça akhirnya menjuarai Piala Eropa perdana di tahun 1992.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Trofi Zamora merupakan penghargaan yang diberikan kepada kiper dengan catatan kebobolan paling sedikit dalam semusim dan beberapa dari 10 legenda tersebut telah memenangkan penghargaan tersebut beberapa kali. Victor Valdés telah memenangkan lima penghargaan saat bersama Barcelona, sementara itu, Santiago Cañizares mendapatkannya empat kali untuk penampilannya bersama Celta Vigo dan Valencia.

Ikon penting lainnya yang pernah mengenakan No.1 selama karirnya di LaLiga adalah Miguel Reina, ayah dari Pepe Reina dan seorang kiper hebat, Thomas N’Kono, yang telah dinominasikan sebagai salah satu dari 10 kiper terbaik sepanjang masa oleh France Football, dan Monchi, yang menghabiskan seluruh karir sebagai pemain di Sevilla sebelum akhirnya menjadi legenda klub sebagai direktur olahraga.
(bbk)