Cegah Virus Corona, Guardiola Ingin Semuanya Menerima Jika Liga Primer Ditunda Lagi
Senin, 02 November 2020 - 17:05 WIB
loading...
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengatakan sepak bola harus menerima nasibnya jika lockdown kedua di Inggris meluas ke sektor olahraga profesional. Foto: livescore
A
A
A
MANCHESTER - Pelatih Manchester City (Man City) , Pep Guardiola mengatakan sepak bola harus menerima nasibnya jika lockdown kedua di Inggris meluas ke sektor olahraga profesional. Semuanya harus siap mendukung untuk melawan pandemi virus Corona .
(Baca Juga: Menang Dramatis, Inzaghi Sebut Lazio Tak Pernah Menyerah )
Guardiola menyatakan keprihatinannya karena banyak pelaku usaha yang terancam tutup. Sementara pertandingan sepak bola memperoleh izin khusus dari pemerintah Inggris, meskipun di ruangan tertutup.
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menegaskan pada Sabtu (31/10/2010), Liga Primer boleh tetap digelar, meski lockdown nasional diberlakukan selama empat pekan ke depan. Namun, harus digelar tanpa penonton. Tapi, toko-toko yang tidak prioritas, pub/bar dan restoran tidak boleh buka.
Sebelum Johnson mengkonfirmasi kebijakan lockdown kedua, Guardiola sempat mengatakan bahwa sangat penting bagi sepak bola untuk menyadari dan menerima jika nantinya harus ditangguhkan lagi demi kebaikan yang lebih besar.
(Baca Juga: Menang Dramatis, Inzaghi Sebut Lazio Tak Pernah Menyerah )
Guardiola menyatakan keprihatinannya karena banyak pelaku usaha yang terancam tutup. Sementara pertandingan sepak bola memperoleh izin khusus dari pemerintah Inggris, meskipun di ruangan tertutup.
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menegaskan pada Sabtu (31/10/2010), Liga Primer boleh tetap digelar, meski lockdown nasional diberlakukan selama empat pekan ke depan. Namun, harus digelar tanpa penonton. Tapi, toko-toko yang tidak prioritas, pub/bar dan restoran tidak boleh buka.
Sebelum Johnson mengkonfirmasi kebijakan lockdown kedua, Guardiola sempat mengatakan bahwa sangat penting bagi sepak bola untuk menyadari dan menerima jika nantinya harus ditangguhkan lagi demi kebaikan yang lebih besar.
Lihat Juga :