Anomali Real-Inter di Liga Champion
Selasa, 03 November 2020 - 11:35 WIB
loading...
Karim Benzema saat merayakan gol ketika melakukan laga derby beberapa waktu lalu. Foto/Reuters
A
A
A
MADRID - Real Madrid dan Inter Milan menjadi anomali di Grup B Liga Champions . Diprediksi melaju mulus ke fase knockout, Los Blancos dan I Nerazzurri justru harus berjuang kembali ke jalur kemenangan saat kedua tim bentrok di Estadio de Stefano, dini hari nanti.
Madrid di luar dugaan menghuni dasar klasemen sementara Grup B dengan satu poin lantaran kalah 2-3 dari Shakhtar Donetsk, Rabu (21/10) dan ditahan 2-2 oleh Borussia Monchegladbach, Rabu (28/10/2020). ( Syafaat dan Siapa yang berhak Mendapatkannya)
Bila digabung dengan musim lalu, total Los Blancos belum mencicipi kemenangan di empat pertandingan terakhir Liga Champions. Namun, kondisi psikologis Madrid perlahan mulai membaik. Itu dibuktikan dengan catatan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk saat menang 3-1 atas Barcelona, Sabtu (24/10) dan melumat Huesca 4-1 di Primera Liga, Sabtu (31/11).
Dengan demikian, Madrid tentu harus berupaya keras mengalahkan Inter sekaligus meraih kemenangan pertama di Liga Champions musim ini demi menjaga reputasi mereka sebagai klub tersukses di Benua Biru dengan 13 gelar.
Secara terbuka, pelatih Zinedine Zidane mengungkapkan kegembiraan karena Madrid telah keluar dari situasi sulit. Dia berharap pasukannya mampu mempertahankan konsistensi performa karena musim ini masih sangat panjang.
“Kami tidak memainkan pertandingan terbaik kami, namun setelah dua laga minggu lalu, di mana kami telah mengeluarkan energi yang besar, kami harus merasa gembira. Kami tahu bahwa kami dapat melakukannya dengan lebih baik lagi dan itu yang akan kami coba lakukan pada hari-hari mendatang,” terang Zidane dilansir realmadrid.com. (Ribuan Formasi CPNS Guru Kosong, Ini Langkah Kemendikbud)
Madrid di luar dugaan menghuni dasar klasemen sementara Grup B dengan satu poin lantaran kalah 2-3 dari Shakhtar Donetsk, Rabu (21/10) dan ditahan 2-2 oleh Borussia Monchegladbach, Rabu (28/10/2020). ( Syafaat dan Siapa yang berhak Mendapatkannya)
Bila digabung dengan musim lalu, total Los Blancos belum mencicipi kemenangan di empat pertandingan terakhir Liga Champions. Namun, kondisi psikologis Madrid perlahan mulai membaik. Itu dibuktikan dengan catatan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk saat menang 3-1 atas Barcelona, Sabtu (24/10) dan melumat Huesca 4-1 di Primera Liga, Sabtu (31/11).
Dengan demikian, Madrid tentu harus berupaya keras mengalahkan Inter sekaligus meraih kemenangan pertama di Liga Champions musim ini demi menjaga reputasi mereka sebagai klub tersukses di Benua Biru dengan 13 gelar.
Secara terbuka, pelatih Zinedine Zidane mengungkapkan kegembiraan karena Madrid telah keluar dari situasi sulit. Dia berharap pasukannya mampu mempertahankan konsistensi performa karena musim ini masih sangat panjang.
“Kami tidak memainkan pertandingan terbaik kami, namun setelah dua laga minggu lalu, di mana kami telah mengeluarkan energi yang besar, kami harus merasa gembira. Kami tahu bahwa kami dapat melakukannya dengan lebih baik lagi dan itu yang akan kami coba lakukan pada hari-hari mendatang,” terang Zidane dilansir realmadrid.com. (Ribuan Formasi CPNS Guru Kosong, Ini Langkah Kemendikbud)
Lihat Juga :