Anomali Real-Inter di Liga Champion
Selasa, 03 November 2020 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Meningkatnya grafik permainan Madrid turut disyukuri Fede Valverde. Dia mengatakan, timnya telah bekerja dengan baik, berkembang pesat, dan lebih fokus. Valverde mengindikasikan Madrid tidak berpuas diri dan bersiap meraih poin demi poin, baik di Primera Liga maupun saat melawan Inter Liga Champions.
“Setiap kali menang, Anda selalu mulai merasa lebih positif. Kami dapat menikmati hari ini, tetapi kami sudah memikirkan pertandingan kami berikutnya. Ketika bermain untuk klub ini, Anda selalu harus menang. Terkadang hal-hal tidak bekerja sesuai keinginan, tetapi di situlah kekuatan tim datang untuk melanjutkan pelatihan dan peningkatan. Kemenangan ini sangat membantu kami,” ungkap Valverde.
Menjamu Inter, Zidane tidak terlalu risau meski belum diperkuat Nacho Monreal, Martin Odegaard, Dani Carvajal, dan Lucas Vazquez yang cedera. Madrid tetap memiliki komposisi tim terbaik.
Top skor sementara tim, Karim Benzema (empat gol) akan diandalkan di lini depan bersama Marco Asensio dan Eden Hazard yang tengah on fire usai mencetak gol pertamanya sejak 5 Oktober 2019 atau 392 hari ke gawang Huesca. Di lini tengah, Fede Valverde berkoordinasi dengan Casemiro dan Toni Kroos. Sementara jantung pertahanan akan diisi duet kapten Sergio Ramos dan Raphael Varane. (Baca juga: 7 Provinsi Tercatat Nihil Penambahan Kasus Corona)
Jika Madrid sedang menanjak, Inter Milan malah limbung. Hasil 2-2 kontra AC Parma di Seri A, Minggu (1/11) melanjutkan tren negatif I Nerazzurri yang belum menang di dua pertandingan terakhir semua kompetisi. Total, dari enam pertandingan terakhir, Samir Handanovic dkk baru mengemas satu kemenangan.
Hal itu berbanding lurus dengan perjalanan Inter di Grup B di mana mereka berada di posisi ketiga (dua poin) setelah ditahan 2-2 oleh Borussia Monchegladbach, Kamis (22/10) dan 0-0 oleh Shakhtar Donetsk, Rabu (28/10).
“Setiap kali menang, Anda selalu mulai merasa lebih positif. Kami dapat menikmati hari ini, tetapi kami sudah memikirkan pertandingan kami berikutnya. Ketika bermain untuk klub ini, Anda selalu harus menang. Terkadang hal-hal tidak bekerja sesuai keinginan, tetapi di situlah kekuatan tim datang untuk melanjutkan pelatihan dan peningkatan. Kemenangan ini sangat membantu kami,” ungkap Valverde.
Menjamu Inter, Zidane tidak terlalu risau meski belum diperkuat Nacho Monreal, Martin Odegaard, Dani Carvajal, dan Lucas Vazquez yang cedera. Madrid tetap memiliki komposisi tim terbaik.
Top skor sementara tim, Karim Benzema (empat gol) akan diandalkan di lini depan bersama Marco Asensio dan Eden Hazard yang tengah on fire usai mencetak gol pertamanya sejak 5 Oktober 2019 atau 392 hari ke gawang Huesca. Di lini tengah, Fede Valverde berkoordinasi dengan Casemiro dan Toni Kroos. Sementara jantung pertahanan akan diisi duet kapten Sergio Ramos dan Raphael Varane. (Baca juga: 7 Provinsi Tercatat Nihil Penambahan Kasus Corona)
Jika Madrid sedang menanjak, Inter Milan malah limbung. Hasil 2-2 kontra AC Parma di Seri A, Minggu (1/11) melanjutkan tren negatif I Nerazzurri yang belum menang di dua pertandingan terakhir semua kompetisi. Total, dari enam pertandingan terakhir, Samir Handanovic dkk baru mengemas satu kemenangan.
Hal itu berbanding lurus dengan perjalanan Inter di Grup B di mana mereka berada di posisi ketiga (dua poin) setelah ditahan 2-2 oleh Borussia Monchegladbach, Kamis (22/10) dan 0-0 oleh Shakhtar Donetsk, Rabu (28/10).
Lihat Juga :