Lumbung Medali Emas Indonesia Diusul Masuk Olimpiade 2032
Rabu, 04 November 2020 - 13:44 WIB
loading...
Cabang olahraga pencak silat yang dipertandingkan pada Asian Games 2018 lalu. ist
A
A
A
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sudah melakukan pemetaan cabang olahraga potensial untuk diusulkan sebagai cabor Olimpiade 2032 . Olahraga beladiri asli Indonesia pencak silat menjadi prioritas.
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari menjelaskan, Komite Olimpiade Internasional (IOC) sudah menetapkan 28 cabor utama pada pesta olahraga terakbar di dunia tersebut. Namun demikian, masih ada lima tambahan cabor yang bisa diusulkan salah satunya pencak silat.
Baca juga : Bidding Olimpiade 2032, KOI Pede Indonesia Ungguli Jerman Cs
Rencana mengusulkan pencak silat masuk dalam cabor dilakukan menyusul pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah pada Olimpiade 2032 mendatang. Apalagi, pencak silat sudah terbukti menjadi lumbung medali emas Indonesia seperti pada Asian Games 2018 lalu.
“Kita akan memanfaatkan kuota lima cabor tambahan ini untuk meloloskan pencak silat dipertandingkan di Olimpiade. Itu harapan kita karena sangat potensial,”jelasnya dalam keterangan pers secara daring, Rabu (4/11/2020).
Pada Asian Games 2018 lalu, cabor pencak silat mendominasi perolehan kepingan medali kontingen Indonesia dengan 14 emas, dan 1 perunggu. Jumlah tersebut diraih dari 16 kelas yang dipertandingan. Perolehan tersebut nyaris separuh dari total medali Indonesia yakni 31 emas.
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari menjelaskan, Komite Olimpiade Internasional (IOC) sudah menetapkan 28 cabor utama pada pesta olahraga terakbar di dunia tersebut. Namun demikian, masih ada lima tambahan cabor yang bisa diusulkan salah satunya pencak silat.
Baca juga : Bidding Olimpiade 2032, KOI Pede Indonesia Ungguli Jerman Cs
Rencana mengusulkan pencak silat masuk dalam cabor dilakukan menyusul pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah pada Olimpiade 2032 mendatang. Apalagi, pencak silat sudah terbukti menjadi lumbung medali emas Indonesia seperti pada Asian Games 2018 lalu.
“Kita akan memanfaatkan kuota lima cabor tambahan ini untuk meloloskan pencak silat dipertandingkan di Olimpiade. Itu harapan kita karena sangat potensial,”jelasnya dalam keterangan pers secara daring, Rabu (4/11/2020).
Pada Asian Games 2018 lalu, cabor pencak silat mendominasi perolehan kepingan medali kontingen Indonesia dengan 14 emas, dan 1 perunggu. Jumlah tersebut diraih dari 16 kelas yang dipertandingan. Perolehan tersebut nyaris separuh dari total medali Indonesia yakni 31 emas.
Lihat Juga :