Jelang Akhir MotoGP 2020, Dovizioso Belum Menyerah
Jum'at, 06 November 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
“Dua balapan di MotorLand Aragon sangatlah berat bagi kami. Kami mengalami kesulitan dan tentu kami tak mendapatkan hasil yang kami harapkan. Kini seusai rehat sepekan, kami akan kembali ke lintasan dengan motivasi lebih baik,” kata Dovizioso seperti dilansir situs resmi timnya.
Keyakinannya itu memang sedikit beralasan, sebab Dovizioso optimistis karena apa pun bisa terjadi dan kejutan dapat muncul kapan saja. Atas alasan inilah dia harus berusaha tampil sebaik mungkin. Rider berusia 34 tahun itu juga ingin mengakhiri kiprahnya bersama Ducati dengan hasil terbaik. (Baca juga: Mendikbud Sosialisasikan Perubahan Skema Dana BOS)
“Kini hanya ada tiga balapan tersisa dan kami tahu apa pun masih bisa terjadi. Tahun ini tiap Grand Prix punya cerita berbeda. Saya pun masih punya tiga balapan tersisa pula bersama Ducati dan seperti biasa, saya akan berjuang sampai akhir,” ucap Dovizioso.
Sementara itu mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, terkejut dengan hasil buruk yang diraih Dovizioso di 7 balapan terakhir. Padahal dia sempat dijagokan untuk menjadi juara dunia pada tahun ini. Apalagi Dovi merupakan runner-up dua musim terakhir setelah Marc Marquez sang juara bertahan MotoGP absen.
Kini Marquez harus absen karena mengalami cedera. Jelas, Dovi seharusnya berkesempatan untuk mengakhiri tahun ini sebagai raja balap motor paling bergengsi di dunia tersebut. Sayangnya dia terlihat sudah mulai putus asa, terutama saat melihat performa motor Ducati Desmosedici GP20 yang kehilangan kekuatan. (Baca juga: Deteksi Dini Penting untuk Antisipasi Diabetes)
Keyakinannya itu memang sedikit beralasan, sebab Dovizioso optimistis karena apa pun bisa terjadi dan kejutan dapat muncul kapan saja. Atas alasan inilah dia harus berusaha tampil sebaik mungkin. Rider berusia 34 tahun itu juga ingin mengakhiri kiprahnya bersama Ducati dengan hasil terbaik. (Baca juga: Mendikbud Sosialisasikan Perubahan Skema Dana BOS)
“Kini hanya ada tiga balapan tersisa dan kami tahu apa pun masih bisa terjadi. Tahun ini tiap Grand Prix punya cerita berbeda. Saya pun masih punya tiga balapan tersisa pula bersama Ducati dan seperti biasa, saya akan berjuang sampai akhir,” ucap Dovizioso.
Sementara itu mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, terkejut dengan hasil buruk yang diraih Dovizioso di 7 balapan terakhir. Padahal dia sempat dijagokan untuk menjadi juara dunia pada tahun ini. Apalagi Dovi merupakan runner-up dua musim terakhir setelah Marc Marquez sang juara bertahan MotoGP absen.
Kini Marquez harus absen karena mengalami cedera. Jelas, Dovi seharusnya berkesempatan untuk mengakhiri tahun ini sebagai raja balap motor paling bergengsi di dunia tersebut. Sayangnya dia terlihat sudah mulai putus asa, terutama saat melihat performa motor Ducati Desmosedici GP20 yang kehilangan kekuatan. (Baca juga: Deteksi Dini Penting untuk Antisipasi Diabetes)
Lihat Juga :