Bangganya Arema, Produk Akademinya Eksis di Level Nasional
Sabtu, 07 November 2020 - 03:05 WIB
loading...
Meski Liga 1 2020 terus tertunda akibat pandemi virus Corona, tidak membuat Arema FC lupa dengan sepak bola akar rumput. Foto: liga-indonesia
A
A
A
MALANG - Meski Liga 1 2020 terus tertunda akibat pandemi virus Corona, tidak membuat Arema FC lupa dengan sepak bola akar rumput. Menghadapi berbagai kendala dan keterbatasan, Singo Edan tetap berkomitmen menjaga roda pembinaan usia dini agar tetap berjalan.
(Baca Juga: Miller Tercepat di FP2, Vinales Kena Penalti dan Mulai dari Pit Lane di MotoGP Eropa )
Kini Arema menuai hasil kerja keras. Produk akademinya ikut terlibat dalamberbagai program pembinaan usia dini di level nasional. Kabar baik datang dari lanjutan seleksi Garuda Select III, dimana ada dua talentanya yang akan ikut berangkat ke Inggris. Mereka adalah Mohammad Dzulfikar Maliki (gelandang) dan Muhammad Iqbal Priambudi (striker).
Pemain akademi lainnya, Titan Agung Bagus ikut mengangkat pamor Arema lantaran dipanggil Timnas Indonesia U-19 . Penyerang berusia 19 tahun yang baru melakukan debutnya di Liga 1 pada 2 Maret lalu itu masuk dalam 33 nama yang dipilih Shin Tae Yong untuk mengikuti program virtual training.
Ini tentu menjadi lompatan besar bagi Titan. Sebab, sebelum ini bakatnya seperti tidak pernah terpantau Timnas. Pencapaian tiga remaja itu menjadi bukti eksistensi dan kontribusi akademi Arema terhadap persepak bolaan nasional.
(Baca Juga: Miller Tercepat di FP2, Vinales Kena Penalti dan Mulai dari Pit Lane di MotoGP Eropa )
Kini Arema menuai hasil kerja keras. Produk akademinya ikut terlibat dalamberbagai program pembinaan usia dini di level nasional. Kabar baik datang dari lanjutan seleksi Garuda Select III, dimana ada dua talentanya yang akan ikut berangkat ke Inggris. Mereka adalah Mohammad Dzulfikar Maliki (gelandang) dan Muhammad Iqbal Priambudi (striker).
Pemain akademi lainnya, Titan Agung Bagus ikut mengangkat pamor Arema lantaran dipanggil Timnas Indonesia U-19 . Penyerang berusia 19 tahun yang baru melakukan debutnya di Liga 1 pada 2 Maret lalu itu masuk dalam 33 nama yang dipilih Shin Tae Yong untuk mengikuti program virtual training.
Ini tentu menjadi lompatan besar bagi Titan. Sebab, sebelum ini bakatnya seperti tidak pernah terpantau Timnas. Pencapaian tiga remaja itu menjadi bukti eksistensi dan kontribusi akademi Arema terhadap persepak bolaan nasional.
Lihat Juga :