Ducati Prioritaskan Rider Italia
Senin, 09 November 2020 - 14:35 WIB
loading...
Pembalap Ducati Jack Miller diapit dua rider KTM Miguel Oliviera dan Pol Espargaro di Sirkuit Red BullRing, Austria. Foto/MotoGP
A
A
A
VALENCIA - Adik tiri Valentino Rossi, Marini, akhirnya promosi ke kelas para raja, MotoGP . Musim depan dia bergabung bersama Tim Reale Avintia (Esponsorama Racing). Rider muda asal Italia itu akan bertandem dengan rivalnya dalam persaingan perebutan gelar juara dunia Moto2 2020, Enea Bastianini.
Promosi Marini ke kelas premier merupakan hasil kesepakatan antara VR46 dan Ducati. Marini datang ke Avintia, tapi menggunakan warna tim yang sama dengan inisial sang kakak, berbeda dengan Bastianini. Bahkan pembalap yang identik dengan nomor 10 itu akan ditemani beberapa anggota timnya saat ini. (Baca: Pentingnya Tafakuri Diri)
“Bersaing di MotoGP adalah impian setiap pembalap. Adanya kesempatan besar ini adalah untuk dapat berbagi dengan Sky Racing Team VR46, Esponsorama Racing, dan Ducati menjadi lebih baik,” kata Marini seperti dilansir grandepremio.
“Kami berada di fase krusial musim ini, kami akan terus bekerja keras untuk mencapai tujuan maksimal sebelum kami mengambil langkah ini bersama-sama,” tambahnya.
Selain itu kepergian Johann Zarco ke Pramac membuat Ducati merekrut Bastianini dan menempatkan rider Italia itu di tim yang bermarkas di Andorra tersebut. Baginya ini impian yang menjadi nyata. Sebab dia selalu mengidam-idamkan merebut gelar juara dunia MotoGP .
Namun rider berusia 23 tahun tersebut menyadari bahwa itu merupakan tugas yang berat. Karena itu dia tidak ingin terlalu memikirkan hal tersebut lebih dulu. Yang terpenting adalah mencoba menjadi juara dunia Moto2 pada tahun ini. (Baca juga: Sosialisasi Minim, Banyak Sekolah Tak tahu Penyederhanaan Kurikulum)
“Sekarang saya harus konsentrasi untuk menyelesaikan musim ini karena saya ingin menjadi juara dunia meski tahu itu tidak akan mudah. Musim depan beberapa pembalap akan naik ke MotoGP, kami akan memulai petualangan bersama pembalap tercepat di dunia dan saya pikir, bersama tim, saya bisa meraih hasil yang bagus,” ujar Bastianini.
Promosi Marini ke kelas premier merupakan hasil kesepakatan antara VR46 dan Ducati. Marini datang ke Avintia, tapi menggunakan warna tim yang sama dengan inisial sang kakak, berbeda dengan Bastianini. Bahkan pembalap yang identik dengan nomor 10 itu akan ditemani beberapa anggota timnya saat ini. (Baca: Pentingnya Tafakuri Diri)
“Bersaing di MotoGP adalah impian setiap pembalap. Adanya kesempatan besar ini adalah untuk dapat berbagi dengan Sky Racing Team VR46, Esponsorama Racing, dan Ducati menjadi lebih baik,” kata Marini seperti dilansir grandepremio.
“Kami berada di fase krusial musim ini, kami akan terus bekerja keras untuk mencapai tujuan maksimal sebelum kami mengambil langkah ini bersama-sama,” tambahnya.
Selain itu kepergian Johann Zarco ke Pramac membuat Ducati merekrut Bastianini dan menempatkan rider Italia itu di tim yang bermarkas di Andorra tersebut. Baginya ini impian yang menjadi nyata. Sebab dia selalu mengidam-idamkan merebut gelar juara dunia MotoGP .
Namun rider berusia 23 tahun tersebut menyadari bahwa itu merupakan tugas yang berat. Karena itu dia tidak ingin terlalu memikirkan hal tersebut lebih dulu. Yang terpenting adalah mencoba menjadi juara dunia Moto2 pada tahun ini. (Baca juga: Sosialisasi Minim, Banyak Sekolah Tak tahu Penyederhanaan Kurikulum)
“Sekarang saya harus konsentrasi untuk menyelesaikan musim ini karena saya ingin menjadi juara dunia meski tahu itu tidak akan mudah. Musim depan beberapa pembalap akan naik ke MotoGP, kami akan memulai petualangan bersama pembalap tercepat di dunia dan saya pikir, bersama tim, saya bisa meraih hasil yang bagus,” ujar Bastianini.
Lihat Juga :