Yamaha Belum Menyerah, Tapi Ada Nada Pasrah
Rabu, 11 November 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Meregalli mengakui timnya selalu mendapatkan hasil yang kurang memuaskan jika menjalani balapan di sirkuit yang sama. Satu-satunya hasil bagus saat balapan berlangsung dua kali secara beruntun terjadi di Sirkuit Jerez, awal musim ini. Ketika itu, Vinales selalu berhasil naik podium.
Setelah itu, mereka tampak mengalami kesulitan menembus podium. Bahkan, Meregalli juga tidak yakin apakah timnya mampu kembali bisa bersaing di barisan depan, setelah melihat Vinales harus menjalani balapan dari pit lane di dua balapan terakhir. Meski begitu, pria berekepala plontos ini tetap belum menyatakan menyerah, dan akan berjuang sebelum musim ini berakhir. (Baca juga: LIma Langkah Sederhana Agar Tubuh Tetap Sehat Selama Pandemi)
"Kami tidak selalu suka balapan di tempat yang sama dua kali, tetapi dalam hal ini kami ingin memanfaatkan putaran kedua di Valencia dengan sebaik-baiknya," ujar Meregalli. "Terlepas dari kesulitan yang kami hadapi, kami akan terus memberikan yang terbaik. Tantangan untuk memenangkan gelar juara pembalap dan konstruktor sangat sulit saat ini, tetapi kami tidak akan menyerah tanpa perlawanan," paparnya.
Dari empat pembalap Yamaha, Rossi mungkin yang jelas paling kecewa. Setelah gagal balapan pada dua seri sebelumya di Aragon akibat terpapar Covid-19, lomba di Valencia harus berakhir premature pada putaran keempat akibat kegagalan mesin. Tapi, dia yakin kegagalannya itu dapat menjadi masukan untuk timnya memberikan motor lebih baik lagi kedepan. (Lihat videonya: Waspada Angka Kejahatan Selama Pandemi Naik)
"Saya mengumpulkan data agar bisa memahami bagaimana menjadi lebih kuat untuk balapan akhir di Valencia, pekan depan. Ini bukan akhir pekan yang bagus bagi saya untuk menemukan cara untuk meningkatkan diri, tetapi kami akan melihat apa yang dapat kami lakukan minggu depan," ungkapnya. (Raikhul Amar)
Setelah itu, mereka tampak mengalami kesulitan menembus podium. Bahkan, Meregalli juga tidak yakin apakah timnya mampu kembali bisa bersaing di barisan depan, setelah melihat Vinales harus menjalani balapan dari pit lane di dua balapan terakhir. Meski begitu, pria berekepala plontos ini tetap belum menyatakan menyerah, dan akan berjuang sebelum musim ini berakhir. (Baca juga: LIma Langkah Sederhana Agar Tubuh Tetap Sehat Selama Pandemi)
"Kami tidak selalu suka balapan di tempat yang sama dua kali, tetapi dalam hal ini kami ingin memanfaatkan putaran kedua di Valencia dengan sebaik-baiknya," ujar Meregalli. "Terlepas dari kesulitan yang kami hadapi, kami akan terus memberikan yang terbaik. Tantangan untuk memenangkan gelar juara pembalap dan konstruktor sangat sulit saat ini, tetapi kami tidak akan menyerah tanpa perlawanan," paparnya.
Dari empat pembalap Yamaha, Rossi mungkin yang jelas paling kecewa. Setelah gagal balapan pada dua seri sebelumya di Aragon akibat terpapar Covid-19, lomba di Valencia harus berakhir premature pada putaran keempat akibat kegagalan mesin. Tapi, dia yakin kegagalannya itu dapat menjadi masukan untuk timnya memberikan motor lebih baik lagi kedepan. (Lihat videonya: Waspada Angka Kejahatan Selama Pandemi Naik)
"Saya mengumpulkan data agar bisa memahami bagaimana menjadi lebih kuat untuk balapan akhir di Valencia, pekan depan. Ini bukan akhir pekan yang bagus bagi saya untuk menemukan cara untuk meningkatkan diri, tetapi kami akan melihat apa yang dapat kami lakukan minggu depan," ungkapnya. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :