Ivan Lendl: Gelar Grand Slam Penutup Debat 'GOAT' di Tenis
Sabtu, 09 Mei 2020 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
"Antara Novak, Rafa, dan Roger adalah tentang siapa yang mendapatkan trofi utama paling banyak dan siapa yang dianggap yang terbaik sepanjang masa di era 'Open'," kata Lendl kepada televisi Channel Nine Australia dalam sebuah wawancara yang diposting pada Jumat (8/5/2020).
“Yang bisa Anda katakan saat ini adalah bahwa Roger memimpin, tapi persaingan belum selesai. Ketika mereka pensiun, balapan akan selesai dan Anda akan dapat menilai,” ujarnya. “Perlombaan masih jauh dari selesai."
"Anda bisa menunjuk Roger saat ini, tapi saya belum akan menutup buku tentang itu," tambah Lendl. "Sebab Djokovic dan Nadal lebih muda dan akan lebih lama untuk bermain. Itu akan menjadi kompetisi yang luar biasa."
Djokovic sering ditanya soal banyaknya dukungan luar biasa untuk Federer dan Nadal dari penonton ketika dia bertemu dengan mereka di lapangan tenis. Namun, petenis asal Serbia itu mengatakan tidak merasa dimusuhi oleh kurangnya dukungan orang banyak.
Lendl mengatakan dukungan publik seharusnya tidak menjadi faktor penentu. "Siapa yang paling populer adalah satu hal tetapi siapa yang terbesar tidak dinilai oleh popularitas," kata Lendl yang kelahiran Republik Ceko, yang sebelumnya pernah melatih Andy Murray dan Alexander Zverev.
“Yang bisa Anda katakan saat ini adalah bahwa Roger memimpin, tapi persaingan belum selesai. Ketika mereka pensiun, balapan akan selesai dan Anda akan dapat menilai,” ujarnya. “Perlombaan masih jauh dari selesai."
"Anda bisa menunjuk Roger saat ini, tapi saya belum akan menutup buku tentang itu," tambah Lendl. "Sebab Djokovic dan Nadal lebih muda dan akan lebih lama untuk bermain. Itu akan menjadi kompetisi yang luar biasa."
Djokovic sering ditanya soal banyaknya dukungan luar biasa untuk Federer dan Nadal dari penonton ketika dia bertemu dengan mereka di lapangan tenis. Namun, petenis asal Serbia itu mengatakan tidak merasa dimusuhi oleh kurangnya dukungan orang banyak.
Lendl mengatakan dukungan publik seharusnya tidak menjadi faktor penentu. "Siapa yang paling populer adalah satu hal tetapi siapa yang terbesar tidak dinilai oleh popularitas," kata Lendl yang kelahiran Republik Ceko, yang sebelumnya pernah melatih Andy Murray dan Alexander Zverev.
(sha)
Lihat Juga :