Pasang Surut Goran Pandev Setelah 19 Tahun dan 14 Pelatih
Sabtu, 14 November 2020 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Pandev yang sempat frustrasi berhenti sejenak pada 2011. Kepada media lokal dia mengungkapkan muak dengan para penggemar yang mengejeknya dan rekan satu timnya tetapi dengan cepat dibujuk untuk kembali oleh pelatih Mirsad Jonuz. (Baca juga: Jorge Tepis Isu Kepindahan Messi ke PSG ).
Ada perselisihan yang serius setelah mereka finis terbawah di grup kualifikasi Piala Dunia 2014. Pandev mengeluh bahwa tim dikirim dengan "penerbangan sewaan yang murah" dan terkadang dia harus mengeluarkan biaya sendiri ke Skopje untuk pertandingan kandang.
Tapi, situasinya berubah ketika Igor Angelovski ditunjuk sebagai pelatih pada 2015. Masih bertugas, menjadikannya pelatih terlama, Angelovski memperbaiki hubungan dengan Pandev, membawanya kembali ke tim setelah absen dua tahun dan mereka tidak melihat ke belakang sejak itu.
Pandev menghabiskan hampir seluruh karier klubnya di Serie A, di mana dia menjadi bagian dari tim pemenang treble Inter Milan pada 2010, dan musim lalu membantu menyelamatkan Genoa dari degradasi.
Kembali ke negerinya, dia mendirikan akademi pemain muda, Akademija Pandev, yang juga memunculkan tim senior yang memenangkan promosi ke Liga Pertama Makedonia Utara pada 2017 dan finis ketujuh musim lalu.
Ada perselisihan yang serius setelah mereka finis terbawah di grup kualifikasi Piala Dunia 2014. Pandev mengeluh bahwa tim dikirim dengan "penerbangan sewaan yang murah" dan terkadang dia harus mengeluarkan biaya sendiri ke Skopje untuk pertandingan kandang.
Tapi, situasinya berubah ketika Igor Angelovski ditunjuk sebagai pelatih pada 2015. Masih bertugas, menjadikannya pelatih terlama, Angelovski memperbaiki hubungan dengan Pandev, membawanya kembali ke tim setelah absen dua tahun dan mereka tidak melihat ke belakang sejak itu.
Pandev menghabiskan hampir seluruh karier klubnya di Serie A, di mana dia menjadi bagian dari tim pemenang treble Inter Milan pada 2010, dan musim lalu membantu menyelamatkan Genoa dari degradasi.
Kembali ke negerinya, dia mendirikan akademi pemain muda, Akademija Pandev, yang juga memunculkan tim senior yang memenangkan promosi ke Liga Pertama Makedonia Utara pada 2017 dan finis ketujuh musim lalu.
Lihat Juga :