Jalan Awal Menutup Musim
Senin, 16 November 2020 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Adapun Schwartzman yang akan menjalani turnamen ATP Finals pertama dalam kariernya mengaku bangga bisa berada di deretan 8 petenis terbaik di dunia. Sebab ini merupakan momen langkah yang pernah dilalui selama berkarier sebagai petenis.
Selain itu Schwartzman juga tak mempermasalahkan berada di grup yang dinilai sangat berat. Selain Djokovic , dia akan bertemu dengan Zverev dan Medvedev di fase grup. Tanpa undian pertandingan yang mudah, petenis berperingkat kesembilan dunia ini akan mencari keberuntungan selama bermain di London.
Bahkan Schwartzman mengakui pertandingan pertama akan menjadi kuncinya untuk bisa sukses di turnamen itu. Jika berhasil mengalahkan Djokovic di laga tersebut, petenis berusia 28 tahun ini akan menorehkan kemenangan pertamanya atas petenis berperingkat kesatu dunia. (Baca juga: Tren Selfie Maut: Narsis Berujung Nyawa Melayang)
Melawan Djokovic, dia harus selalu memainkan 100% dari permainan terbaiknya. Sebab sulit memikirkan petenis lain atau petenis yang lebih baik daripada Djokovic. “Anda hanya harus memasuki lapangan, berusaha menyajikan permainan terbaik dan mungkin jika dia tidak berada dalam kondisi terbaiknya, Anda bisa mendapatkan beberapa peluang," lanjutnya.
Petenis berpostur 170 cm itu juga berharap bisa meraih gelar keempat sekaligus gelar terbesar sepanjang kariernya di ATP Finals musim ini. Apalagi dia baru saja mencapai prestasi baru sepanjang tahun ini. Selain menempati peringkat dunia tertinggi dalam kariernya, dia juga berhasil melaju ke 3 final turnamen ATP nomor tunggal untuk kali pertama, termasuk final turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya di Italia Terbuka (kalah dari Djokovic). (Raikhul Amar)
Selain itu Schwartzman juga tak mempermasalahkan berada di grup yang dinilai sangat berat. Selain Djokovic , dia akan bertemu dengan Zverev dan Medvedev di fase grup. Tanpa undian pertandingan yang mudah, petenis berperingkat kesembilan dunia ini akan mencari keberuntungan selama bermain di London.
Bahkan Schwartzman mengakui pertandingan pertama akan menjadi kuncinya untuk bisa sukses di turnamen itu. Jika berhasil mengalahkan Djokovic di laga tersebut, petenis berusia 28 tahun ini akan menorehkan kemenangan pertamanya atas petenis berperingkat kesatu dunia. (Baca juga: Tren Selfie Maut: Narsis Berujung Nyawa Melayang)
Melawan Djokovic, dia harus selalu memainkan 100% dari permainan terbaiknya. Sebab sulit memikirkan petenis lain atau petenis yang lebih baik daripada Djokovic. “Anda hanya harus memasuki lapangan, berusaha menyajikan permainan terbaik dan mungkin jika dia tidak berada dalam kondisi terbaiknya, Anda bisa mendapatkan beberapa peluang," lanjutnya.
Petenis berpostur 170 cm itu juga berharap bisa meraih gelar keempat sekaligus gelar terbesar sepanjang kariernya di ATP Finals musim ini. Apalagi dia baru saja mencapai prestasi baru sepanjang tahun ini. Selain menempati peringkat dunia tertinggi dalam kariernya, dia juga berhasil melaju ke 3 final turnamen ATP nomor tunggal untuk kali pertama, termasuk final turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya di Italia Terbuka (kalah dari Djokovic). (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :